Aduh… UAS Diancam Intimidasi di Jatim dan Jateng, PKS Ungkap Keanehan

Ustaz Abdul Somad menyampaikan ceramah.

Ustaz Abdul Somad menyampaikan ceramah.

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Ustadz Abdul Somad (UAS) kembali mendapat ancaman dan intimidasi. Kali ini datang dari Jatim, Jateng dan Jogjakarta.

Sejatinya, pendakwah kondang tersebut akan memberikan tausiah di Pulau Jawa sepanjang September dan Desember.

Sayangnya, agenda tersebut terpaksa dibatalak akibat adanya penolkan, ancaman, serta intimidasi.

Menanggapi hal itu, polisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid angkat bicara.

Menurutnya, ancaman yang menimpa UAS itu adalah hal yang sangat aneh.

“Ancaman thd UAS unt berceramah adalah aneh,” tulisnya di akun twitter pribadi miliknya, Senin (3/9/2018).

Anggota Majelis Syura PKS itu juga menyebut hal yang lebih aneh lagi mengingat Indoensia adalah negara hukum.

“Membiarkannya terjadi di negara hukum, sampai dibatalkannya ceramah2 UAS, lebih aneh lagi,” lanjutnya.

Ia lantas membeberkan kondisi sebelumnya diamana UAS juga tak bermasalah dengan aparat keamanan di negeri ini.

Hal itu tercermin saat UAS duduk bersama dengan sejumlah pejabat tinggi negara dan pimpinan TNI/Polri.

“Apalagi aparat pasti mengerti, UAS pernah (diundang) berceramah dg Wapres, KSAD, Pimp MPR, dll. Bahkan UAS pernah sepanggung dg Kapolri di AdzDzikra,” tutupnya.

Pendakwah kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) mendapat ancaman dan intimidasi saat akan melakukan taushiyah di Pulau Jawa.

Ustadz yang kental dengan logat melayu itupun memilih untuk membatalkan jadwal ceramahnya di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.

Dalam akun Instagram @ustadzabdulsomad, UAS menjelaskan bahwa dirinya tidak ingin beban panitia semakin berat. Dia juga tidak ingin kondisi psikologi jamaah tertekan.

“Maka, saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta. Pertama, September di Malang, Solo, Boyolali, Jombang, Kediri. Kedua, Oktober di Yogyakarta. Ketiga, Desember janji dengan Ustaz Zulfikar di daerah Jawa Timur,” ujarnya, Minggu (2/8).

“Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi dan mohon didoakan selalu,” sambung UAS.

Ancaman ceramah ini mendapat tanggapan langsung dari Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Menurutnya, ancaman terhadap UAS untuk berceramah adalah aneh.

(ruh/pojoksatu/pojokbandung)

 

Loading...

loading...

Feeds