Kampanye Bayar Iuran Tepat Waktu, Tingkatkan Kesadaran Peserta JKN-KIS

Kampanye Program Pembagian Kaos Pengingat Pembayaran Iuran JKN-KIS oleh Kabid SDM, Umum, dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Ilman Muttaqien dan beberapa orang tim, Kamis (30/08/2018). Foto:Istimewa

Kampanye Program Pembagian Kaos Pengingat Pembayaran Iuran JKN-KIS oleh Kabid SDM, Umum, dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Ilman Muttaqien dan beberapa orang tim, Kamis (30/08/2018). Foto:Istimewa

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) di tahun 2019 mendatang sebagai cita-cita dan harapan dari pemerintah, BPJS Kesehatan memiliki peranan penting dalam pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk seluruh penduduk Indonesia.

Untuk meningkatkan cakupan kepesertaan dan kolektibilitas iuran Program JKN-KIS, bagian terpenting selain dari pencapaian cakupan adalah kepatuhan peserta dalam membayarkan iuran karena sistem gotong royong melalui iuran peserta yang sehat membatu peserta lainya yang membutuhkan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan.

Untuk itu, BPJS Kesehatan Cabang Cimahi melakukan Kampanye Program Pembagian Kaos Pengingat Pembayaran Iuran JKN-KIS yang akan  diberikan kepada masyarakat dan pekerja lapangan yang berada di pusat-pusat keramaian dan/atau komunitas tertentu.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kepala Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Ilman Muttaqien dan beberapa orang tim, Kamis (30/08).

“Hari ini kami melaksanakan kegiatan Kampanye Program Pembagian Kaos Pengingat Pembayaran Iuran JKN-KIS. Kaos-kaos ini diberikan kepada tukang ojek, tukang becak, sopir angkot, pedagang asongan, pedagang pasar yang ada di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Hal ini dilakukan agar masyarakat ingat kapan dan dimana mereka akan membayar iuran,” ujar Ilman.

loading...

Feeds

PKB Polisikan Ustad Yahya Waloni

Sekjend PKB Abdul Kadir Karding melaporkan Ustad Yahya Waloni ke Bareskrim karena pernyataannya dianggap menghina Megawati Soekarnoputri, Ma’ruf Amin dan …