Duh… Kabupaten Bandung Kini Berstatus Darurat Bencana Kekeringan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyatakan status siaga darurat bencana kekeringan. Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Sofian Nataprawira, MP dalam Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana kekeringan di Bale Winaya Soreang, Senin (27/8).


Sekda selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung menyebutkan, saat ini bencana kekeringan sudah melanda 20 desa yang tersebar pada 9 kecamatan. Pihaknya berupaya antisipasi bencana kekeringan yang berdampak pada masyarakat dan pertanian.

“Bencana kekeringan saat ini berdampak pada masyarakat di  20 desa yang tersebar di 9 kecamatan, yakni Baleendah, Banjaran, Arjasari, Kutawaringin, Pasirjambu, Ciwidey, Cangkuang, Dayeuhkolot dan Soreang. Dengan jumlah korban sebanyak 13.188 KK (Kepala Keluarga)  dan 27.768 jiwa. Sedangkan di sektor pertanian, seluas 865 hektare lahan yang tersebar di 25 Kecamatan terkena kekeringan,” ungkap Sekda.

Lebih lanjut dia mengatakan, status siaga bencana kekeringan dinyatakan terhitung dari 23 Agustus hingga 31 Oktober 2018.  Pemerintah setempat sudah melakukan sinergitas dengan seluruh Perangkat Daerah (PD), PDAM, PMI dan aparat kewilayahan, untuk mengoptimalkan penanganan bencana kekeringan.

“Kita gelar Rakor penanggulangan bencana kekeringan untuk memaksimalkan penanganan di lapangan. Dengan ketersediaan air yang masih memadai di wilayah selatan dan timur, dampak bisa diminimalisir. Sedangkan untuk kekeringan lahan pertanian, dari  lahan keseluruhan seluas 11.825 hektar, sekitar 865 hektar terdampak kekeringan, diantaranya 3 hektare sudah mengalami puso, paparnya didampingi Kepala Pelaksana BPBD Akhmad Djohara.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang M. Naser mengimbau kepada seluruh PD terkait, aparat di wilayah baik Camat dan Kepala Desa agar cepat tanggap dalam merespon laporan dari masyarakat. Sehingga penanggulangan bisa lebih optimal.

“Aparat wilayah juga harus mengevaluasi kondisi di wilayah masing-masing, sehingga semua desa bisa terdekteksi mengenai potensi terjadinya bencana kekeringan, aparat harus rajin melaporkan kondisi di wilayahnya masing-masing,” tegasnya.

Selain evaluasi ke lapangan lanjut Bupati, koordinasi efektif juga terus dilakukan, karena berdasarkan pernyataan dari BMKG (Badan Meteorologi dan Geofisika), kekeringan ini akan melanda Provinsi Jawa Barat hingga awal bulan September.

“Kita upayakan berbagai antisipasi, setelah pendistribusian air sejak Juli lalu sebanyak 120 ribu liter air bersih, rencana pembuatan pipanisasi menggunakan mesin pompa dan pembuatan sumur pantek juga dilakukan, yang nantinya akan diprioritaskan pada daerah yang sering terdampak kekeringan, baik untuk kebutuhan masyarakat juga bidang pertanian,” ujar Bupati.

Pada agenda rakor yang digelar BPBD,  seluruh stakeholder kebencanaan hadir, di antaranya Dinsos (Dinas Sosial), Dinkes (Dinas Kesehatan), Satpol PP, Disperkimtan (Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan, Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat), Diskar (Dinas Pemadam Kebakaran), BMKG, BMVG serta 31 Kasi Trantib Kecamatan.

Bagi masyararakat yang mengalami dampak bencana kekeringan dan membutuhkan air, diimbau juga agar segera melapor pada aparat setempat atau bisa menghubungi BPBD Kabupaten Bandung melalui call center di (022) 858 72591.

(pra/ayb)

Loading...

loading...

Feeds

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Program tersebut membutuhkan partisipasi dari …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …

Korban Banjir Terjangkit Ragam Penyakit

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Banjir yang sempat melanda wilayah utara (Pantura), Subang menimbulkan dampak penyakit bagi warga, yakni penyakit gatal pada …

Bakti Sosial Dosen untuk Masyarakat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sepuluh dosen Program Studi Pendidikan Guru (PG) PAUD IKIP Siliwangi Bandung melaksanakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) …