Kekurangan Petugas Kebersihan, Masih Banyak Tumpukan Sampah di Jalanan Kota Cimahi

: Petugas kebersihan Kota Cimahi mengangkut sampah untuk di buang ke TPAS Sari Mukti Kabupaten Bandung Barat. (WHISNU PRADANA/RADAR BANDUNG)

: Petugas kebersihan Kota Cimahi mengangkut sampah untuk di buang ke TPAS Sari Mukti Kabupaten Bandung Barat. (WHISNU PRADANA/RADAR BANDUNG)

 POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Untuk mencakup pelayanan kebersihan termasuk pelayanan penarikan sampah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi memberdayakan 175 petugas kebersihan itu jika harus membersihkan Kota Cimahi secara keseluruhan.


Menurut Kepala UPT Sampah Kota Cimahi, Usep Koswara, petugas kebersihan yang statusnya THL jumlahnya sudah dibatasi lantaran tidak boleh lebih dari 175 orang, kecuali masing-masing kelurahan mengajukan petugas tambahan ke Wali Kota Cimahi.

“Tapi kita juga tetap harus memetakan mana saja jalur-jalur di Kota Cimahi yang perlu penambahan petugas kebersihan. Kalau diizinkan, berarti dananya harus disiapkan untuk gaji,” kata Usep.

Usep mengaku dengan kurangnya petugas kebersihan saat ini, pihaknya kurang puas karena masih ada jalur yang kedapatan dalam kondisi belum bersih, sehingga harus ada peran dari kelurahan, kecamatan, dan RT/RW setempat.

Di beberapa ruas jalan, masih ada sampah yang kerap menumpuk di jalan karena telat diangkut oleh petugas kebersihan, sehingga untuk membersihakan sampah itu kurang maksimal.

“Minimal bisa membantu 1 minggu sekali untuk membersihkan. Saat ini masih ada pihak kelurahan yang menganggap kebersihan itu tugas pemerintah saja,” ujarnya.

Usep mengatakan dari jumlah petugas sebanyak 175 orang itu, cakupan penarikan sampah dari Kota Cimahi ke TPA Rajamandala sekitar 80 persen.

“Artinya sampah di Kota Cimahi yang 300 ton per hari estimasi kita bisa mengangkut 200 hingga 250 perhari. Sisanya mungkin sudah dibuat pupuk kompos dan diambil pemulung,” terangnya.

Usep menambahkan, petugas kebersihan Kota Cimahi per bulannya bisa mengangkut sampah sebanyak 2200 ton sampah dan untuk biaya operasionalnya hingga saat ini tidak ada masalah.

Bahkan pihaknya saat ini sudah mengajukan surat pengajuan untuk penambahan truk sampah ke Kementerian PU dan surat pengajuan ke pihak Provinsi. Saat ini pihaknya tinggal menunggu jawaban dari pengajuan surat tersebut.

“Itu agar saat kita membuang sampah ke TPA Legok Nangka kendaraan operasionalnya sudah siap. Dari 38 unit kendaraan operasional sampah yang tersedia, 34 unit kendaraan yang siap beroperasi. TPS di Kota Cimahi ada 14 tapi kalau di tambah TPST ada 6,” tandasnya.

(cr1).

Loading...

loading...

Feeds

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …