Agung Budi Santoso Bagikan Buku Tabungan bagi Masyarakat Penerima BSPS

 Anggota DPR RI Komisi V, Agung Budi Santoso menyerahkan  Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) , di Kantor Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jumat (24/8/2018). Bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni senilai 15 Juta Rupiah tersebut akan dialokasikan bagi 1121 rumah di Kota Bandung.   

Anggota DPR RI Komisi V, Agung Budi Santoso menyerahkan  Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) , di Kantor Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jumat (24/8/2018). Bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni senilai 15 Juta Rupiah tersebut akan dialokasikan bagi 1121 rumah di Kota Bandung.   

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi Partai Demokrat Agung Budi Santoso membagikan buku tabungan bagi masyarakat penerima program Bantuan Stimulan Perumahan (BSPS) di Kecamatan Andir Kota Bandung.


Bantuan tersebut merupakan salah satu upaya mengurangi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Untuk nilainya masing-masing penerima mendapatkan sebesar Rp15 juta. Itu akan dialokasikan bagi 1121 rumah di Kota Bandung.

Untuk tahun ini (2018), di wilayah Kecamatan Andir total bedah rumah secara keseluruhan sebanyak 157. Dengan rincian, di Kelurahan Dungus Cariang 60 unit rumah, di Kelurahan Campaka 47 unit rumah, di Kelurahan Ciroyom 50.

“Ini merupakan awal pengerjaan rumah yang akan dilakukan setelah pencarian titik dan wilayah yang memang ada rumah yang harus diperbaiki,” kata Agung.

Agung menjelaskan, untuk bantuannya sendiri tidak dalam bentuk uang namun diberikan buku tabungan atas nama penerima manfaat program BSPS ini. Sehingga tidak melalui perantara baik dari kecamatan maupun kelurahan. Agar bantuan tersebut bisa langsung digunakan oleh masyarakat penerima manfaat bantuan tersebut.

“Uangnya, harus digunakan untuk membayar matrial. Dan itu akan dilakukan pendampingan oleh Fasilitator Lapangan (FL),” jelasnya.

Akan tetapi, lanjut dia, dari jumlah bantuan sebesar itu diharapkan ada swadaya dari pemilik rumah. Misalnya, ada sisa Rp5 juta, bisa digunakan untuk membeli cet atau membeli bahan lainnya untuk mempercantik rumahnya sendiri.

“Pokoknya, dari jumlah segitu (Rp15juta) harus dicukup-cukupan. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan,” tuturnya. (gat)

Loading...

loading...

Feeds