Pembunuh Ustad Persis Dihukum Tujuh Tahun Penjara, Massa Persistri Menangis

Polisi bersenjata lengkap mengawal pembunuh Ustad Prawoto, terdakwa Asep Maftuh usai diputus tujuh tahun penjara di PN Bandung, Jalan R.E Martadinata, Kota Bandung, Kamis (23/8/2018). Azzis Zulkhairil/Radar Bandung/Pojokbandung

Polisi bersenjata lengkap mengawal pembunuh Ustad Prawoto, terdakwa Asep Maftuh usai diputus tujuh tahun penjara di PN Bandung, Jalan R.E Martadinata, Kota Bandung, Kamis (23/8/2018). Azzis Zulkhairil/Radar Bandung/Pojokbandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah mengalami perjalan sidang yang cukup pelik, bahkan kuasa hukum sempat mengajukan pembelaan kepada majelis hakim demi meminta keringanan hukum, namun usaha tersebut sia-sia, penganiyaya Ustad Prawoto dengan terdakwa Asep Maftuh sudah resmi diputus tujuh tahun penjara di Pengadilan Negri Bandung, Jalan R.E Martadinata, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/8/2018).


Putusan tersebut dibacakan Ketua Majelis Hakim, Wasdi Permana, dengan menilai Asep Maftuh sudah memenuhi unsur pidana secara sah sesuai dengan yang didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni Pasal 351 ayat 3 KUHPidana berisi melakukan penganiyaan yang menyebabkan seseorang meninggal dunia.

Massa Pemudi Persis, HIMI Persis menangis usai persidangan. Azzis Zulkhairil/Radar Bandung/Pojokbandung

Dalam pembacaan putusan oleh Wasdi, putusan tersebut juga berdasarkan tiga saksi ahli didatangkan oleh JPU seperti piskolog yang berpendapat bahwa terdakwa tidak mengalami gangguan jiwa tertentu, namun pribadi antipati, keras kepala dan tidak menyerah kurang, sehingga kurang ditata dengan baik ahirnya perilaku tidak mudah dikontrol dan bisa berbuat secara sepontan.

“Ahli psikolog sudah menyimpulkan bisa melanjutkan hukuman terdakwa dan tidak memiliki ganguan tertentu,”ujarnya.

Dari keterangan tersebut semua unsur sudah terpenuhi dan Majelis hakim resmi memberikan hukuman tujuh tahun penjara, padahal sebelumnya tuntutan JPU yang menuntut terdakwa dijatuhi hukuman 6,5 tahun penjara sesuai dengan Pasal 351 ayat 3 KUHPidana.

“Dengan nenimbang semua keterangan, resmi diberikan hukuman tujuh tahun penjara,”kata Wasdi.

Terdakwa Asep Maftuh menjalani persidangan. Foto:Riana Setiawan/Pojokbandung

Sedangkan dalam keadaan sidang tersebut, masa dari PP Persatuan Umat Islam (Persis) ramai membanjiri ruang sidang dan halaman Pengadilan Negeri Kota Bandung. Beberapa kali pengurus Persis tidak terima setelah Majelis Hakim memberikan putusan hukuman tujuh tahun penjara.

“Harusnya dihukum mati, kita tunggu sampai selesai tujuh tahun, kita akan balas nanti,”ujar salah satu anggota Persis di ruang sidang.

Masa wanita pun menangis setelah selesai pembacaan putusan, mereka mengaku kecewa dengan seluruh hasil sidang, namun kekecewan tersebut dirasakannya akan terbalas kan oleh tuhan.

“Kami percaya Allah tidak pernah tertidur, Allah maha adil,”kata salah anggota Persistri dengan berlinang air mata.

Dari aksi masa tersebut tidak terjadi keributan, mengingat beberapa polisi lengkap mengenakan senjata mengawal persidangan dari sampai akhir. Masa meninggalkan Pengadilan Negeri Bandung pun tertib.

(azs/pojokbandung)

 

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …