Ini Dia 11 Mitos dan Cerita Mistis Gunung Rinjani, Dikaitkan Gempa Lombok

Mitos Dewi Anjani dan Gunung Rinjani

Mitos Dewi Anjani dan Gunung Rinjani

POJOKBANDUNG.com, LOMBOK – Gunung Rinjani mendadak jadi perbincangan ramai di media sosial. Cerita mistis Gunung Rinjani pun dikaitkan dengan gempa berkekuatan 7,0 SR di Lombok, Nusa Tenggara Timur (NTT).


Cerita mistis Gunung Rinjani semakin ramai dibicarakan setelah beredar video wanita kesurupan yang mengaku sebagai Dewi Anjani, ratu jin penguasa Gunung Rinjani.

Ada lima video wanita kesurupan yang viral di media sosial. Kelima wanita tersebut kesurupan di lokasi berbeda. Katanya, Dewi Anjani marah lantaran Gunung Rinjani sering dijadikan sebagai tempat maksiat.

Sebagian warganet percaya dengan cerita mistis itu. Namun tak sedikit pula yang menyayangkan gempa Lombok dikait-kaitkan dengan mitos Gunung Rinjani. Mereka menyebut mempercayai cerita mistis sama saja dengan berbuat musyrik atau menyekutukan Allah SWT.

Berikut 11 mitos dan cerita mistis Gunung Rinjani yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Kepercayaan Suku Sasak

Suku Sasak adalah suku yang berada di pulau Lombok. Populasi suku Sasak diperkirakan lebih dari 3 juta orang. Sebagian suku Sasak beragama Islam. Uniknya, masih ada sebagian kecil masyarakat Sasak tetap menganut kepercayaan pra-Islam yang disebut dengan nama “Sasak Boda”.

Penganut kepercayaan ini meyakini bahwa Gunung Rinjani memiliki kekuatan magis dan mistis yang sangat besar. Konon, di gunung itulah terdapat komunitas makhluk gaib. Orang-orang juga percaya jika Dewi Anjani bersemayam di Gunung Rinjani.

2. Ratu Jin Dewi Anjani

Dalam cerita pewayangan, Dewi Anjani dikenal sebagai sosok penunggu Gunung Rinjani. Dewi Anjani memiliki banyak pengikut. Pengikut Dewi Anjani adalah bangsa jin yang mempunyai sifat-sifat baik dan seringkali menolong pendaki yang tersesat serta keluar jalur.

3. Istana Dewi Anjani di Segara Muncar

Di Gunung Rinjani, tepatnya dari arah puncak ke arah tenggara terdapat sebuah kaldera lautan debu yang dinamakan Segara Muncar. Sebagian masyarakat percaya pada saat-saat tertentu istana ratu jin Dewi Anjani akan terlihat. Orang dapat melihatistana Dewi Anjani secara kasat mata pada waktu tertentu.

4. Laragan Menginjakkan Kaki di Area Tertentu

Konon, di Gunung Rinjani terdapat beberapa tempat yang hanya bisa dikunjungi oleh bangsa jin dan tidak boleh dimasuki oleh manusia. Penduduk setempat mempercayai bahwa hilang atau tewasnya para pendaki di Gunung Rinjani disebabkan karena mereka berusaha mengunjungi area terlarang tersebut.

5. Pendaki Hilang Masuk ke Dunia Jin

Banyak pengunjung dan pendaki Gunung Rinjani dikabarkan menghilang tanpa jejak. Namun masyarakat Lombok meyakini bahwa orang-orang tersebut tidak hilang, melainkan tersesat ke dalam dunia jin.

6. Goa Susu, Tempat Semedi yang Angker

Keberadaan Goa Susu menambah cerita mistis Gunung Rinjani. Goa Susu merupakan sebuah tempat keramat yang berjarak kurang lebih 1 km dari Segara Anak. Di kalangan tertentu tempat ini dijadikan tempat untuk bersemedi dan memperdalam ilmu spiritualnya. Pendaki bisa saja sampai ke Goa Susu dengan menempuh perjalanan yang cukup lama.

Tempat ini terkesan angker. Ada banyak kain putih yang sudah lusuh di sana. Kawasan ini juga masih sangat sunyi, sehingga menambah kesan angker bagi siapa saja yang menginjakkan kaki di tempat ini.

7. Misteri Danau Segara Anak

Segara Anak merupakan kawah dari Gunung Rinjani, terletak di desa Sembalun Lawang. Bagi masyarakat lokal, terutama Suku Sasak dan Umat Hindu, tempat ini memiliki tempat khusus bagi kearifan lokal mereka.

Umat Hindu melakukan upacara keagamaan di Segara Anak dua kali dalam setahun. Segara Anak dipercaya sebagai tempat bersemayamnya dewa-dewa. Selain itu, Suku Sasak seringkali melakukan ritual di tempat ini.

Danau yang letaknya 2.000 meter di atas permukaan air laut ini juga memiliki mitos. Kabarnya, bila seseorang melihat danau ini sangat luas, maka dia akan panjang umur. Sedangkan apabila seorang yang melihatnya berukuran sempit, maka dia tidak memiliki umur yang panjang.

8. Pusar Gunung Rinjani

Gunung kecil di Segara Anak dinamakan Gunung Bajusari. Gunung ini berada di tepian danau. Gunung ini terlihat sangat gersang dibandingkan area di sekitarnya. Gunung Bajusari akan terlihat cantik apabila dilihat dari puncak Gunung Rinjani. Mitos yang berkembang, gunung ini adalah pusar dari Gunung Rinjani.

9. Air Mendidih Tempat Ngetes Benda Pusaka

Di kawasan Gunung Rinjani terdapat sebuah mata air, mata air bernama mata air Aik Kalak atau mata air mendidih. Bagi sebagian orang, mata air Aik Kalak dipercaya memiliki daya penyembuhan dan bisa digunakan untuk mengetes benda pusaka.

Benda pusaka yang memiliki kekuatan magis tidak akan rusak apabila dicelupkan ke dalam air Kalak. Berbeda dengan pusaka yang tidak memiliki kekuatan magis, maka pusaka tersebut akan rusak jika terkena air Kalak.

10. Dilarang Berkeluh Kesah dan Berpikiran Negatif

Mungkin sudah menjadi pantangan bagi para pendaki gunung, agar tidak mengatakan keluh kesahnya saat melakukan pendakian. Hal-hal aneh bisa saja terjadi sesuai dengan apa yang mereka katakan, termasuk di kawasan Gunung Rinjani.

Seperti bila seorang mengatakan carriernya terasa berat, maka hal buruk akan terjadi. Entah mengapa beban carrier yang dia bawa akan semakin berat dan kekhawatirannya akan menjadi kenyataan.

11. Ritual Melempar Emas Berbentuk Ikan

Salah satu ritual unik yang dilakukan oleh masyarakat Suku Sasak adalah upacara Mulang Pakelem, ritual meminta hujan kepada Dewi Anjani, dengan cara memberikan sesaji, mengorbankan hewan ternak dan melemparkan emas berbentuk ikan di danau Segara Anak.

Karena seringnya upacara ini, maka di bagian dasar Danau Segara Anak dimungkinkan terdapat beberapa emas berbentuk ikan. Pernah ada yang mencoba mencari dan mengambil emas-emas tersebut dengan cara mengikatkan diri ke pelampung.

Orang tersebut hilang di tengah-tengah danau dan barulah keesokan harinya ditemukan dalam kondisi selamat di pinggiran danau dalamn keadaan bingung.

Itulah mitos dan cerita mistis tentang Gunung Rinjani. Percaya atau tidak, terserah pribadi masing-masing. Bagi para pencinta alam, hal ini tentu semakin memicu adrenalin mereka untuk berkunjung ke salah satu gunung terindah di Indonesia tersebut.

(one/pojoksatu/pojokbandung)

 

 

Loading...

loading...

Feeds

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …