Dewan Bangkitkan Perekonomian Melalui Perda Kewirausahaan

Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda) DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar), R Yunandar Eka saat memaparkan usulan rancangan peraturan daerah tentang kewirausaahan pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jabar, Senin (13/8/2018).

Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda) DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar), R Yunandar Eka saat memaparkan usulan rancangan peraturan daerah tentang kewirausaahan pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jabar, Senin (13/8/2018).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda) DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar), R Yunandar Eka Perwira menjelaskan, usulan rancangan peraturan daerah tentang kewirausahaan merupakan salah satu alternatif dan solusi yang tepat untuk menciptakan pelaku usaha baru di Jabar.


“Raperda kewirausahaan bertujuan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan yang inovatif dalam rangka membangun perekonomian daerah berdasarkan demokrasi ekonomi yang berkeadilan,” ucap Yunandar saat memaparkan usulan rancangan peraturan daerah tentang kewirausaahan pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jabar, Senin (13/8/2018).

Yunandar mengungkapkan, Provinsi Jabar dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia yaitu sebanyak 45,5 juta atau 20 persen dari jumlah penduduk nasional. Jumlah penduduk tersebut didominasi oleh jumlah penduduk usia produktif sebesar 70 persen dari total penduduk di Jabar. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut rata-rata pangsa ekonomi Jabar terhadap ekonomi nasional menempati posisi peringkat tiga besar dengan porsi sebesar 13,4 persen.

“Peluang untuk mengembangkan usaha maupun menciptakan pelaku usaha baru perlu mendapat prioritas perhatian, terlebih Jabar memiliki ragam potensi sumber alam yang variatif dam dapat dioptimalkan,” ujar Yunandar.

Yunandar menyebut, salah satu persyaratan peningkatan ekonomi yang tinggi adalah sumber daya manusia yang kompeten.

“Sumber daya manusia yang kompeten dapat menangkap beragam peluang seiring perubahan lingkungan usaha yang memliki turbulensi pada situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian dan su,ner daya manusia yang kompeten mampu bersaing dalam lingkungan bisnis global,” kata Yunandar.

Lebih lanjut Yunandar menambahkan, peraturan mengenai kewirausahaan saat ini masih tersebar dalam berbagai peraturan perundang-undangan dan belum diatur secara terpadu dan komprehensif.

“Maka penting kiranya Provinsi Jabar menyiapkan rancangan peraturan daerah yang secara khusus dan terintegrasi dapat memfasilitasi dan mendorong terbentuknya ekosistem wirausaha yang kondusif dan berdaya saing di Jawa Barat,” papar Yunandar.

Yunandar berharap, adanya peraturan daerah terkait kewirausahaan maka pembangunan ekonomi berkelanjutan di Jabar akan semakin tumbuh pesat.

“Sehingga mampu berkontribusi signifikan bagi peningkatan kesejahteraan rakyat Jabar menuju masa depan yang lebih maju dan kompetitif,” pungkasnya.

Dalam pembahasan awal Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda) DPRD Provinsi Jabar bersama Tim Ahli telah melakukan pengkajian dan pendalaman. Diskusi pun dilakukan dengan beberapa pihak terkait diantaranya, perangkat daerah, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jabar dan pihak terkait lainnya.

(man/mun)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …