Begini Tanggapan Kaum Milenial Bandung tentang Jokowi

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Baru-baru ini calon presiden dan wakil presiden Indonesia saling berburu menggaet kaum milenial, namun berbeda dengan wakil dari Calon Petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang lebih memilih ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Maaruf Amin yang tergolong matang dalam usia. Hal tersebut justru menimbulkan berbagai macam pandangan.

Salah satunya Ketua Umum Forum Muda Gerakan Wadyabala Jokowi (GWJ) Jawa Barat, Adyesa Kevindra. Adyesa mengatakan, untuk pasangan Jokowi-Maaruf, Jokowi sendiri sudah cukup merepresentasikan sosok kaum milenial yang sudah dibuktikan dengan segala keseharian dan penampilannya.

“Jokowi sendiri dari segala kesehariannya yang memakai motor Chopper, sepatu yeezy dan ada juga yang buatan Indonesia, itu representasi milenial,” ujar Adyesa di Jalan Tubagus Ismail, Bandung, Minggu (12/8).

Adyesa menjelaskan, penampilan nyentrik Jokowi memang kerap terlihat ketika beraktivitas di luar Istana Negara. Beberapa penampilan yang dimaksud adalah ketika Jokowi memakai sepatu Adidas Yeezy Boost 350 V2 “Beluga 2.0” saat berolahraga bersama beberapa mentri di Bogor beberapa hari lalu.

Menurut Adyesa, dengan berbagai gaya nyentrik itu, Jokowi sangat berpeluang merebut hati para milenial pada umumnya. Namun tentu ada faktor lain yang perlu ditingkatkan Jokowi agar dapat merangkul kaum milenial.

“Jokowi harus lebih memperhatikan sektor berbasis ekonomi kreatif yang saat ini di perhatikan kaum milenial, peningkatan infrastruktur juga perlu terus didorong,”kata Adyesa

Lanjut Adyesa, saat ini media sosial menjadi platform yang tak boleh luput menjadi langkah merebut hati milenial. Oleh karna itu, pihaknya punya satu gerakan bernama Surat Untuk Bapak yang menggunakan media sosial untuk wadahnya.

“Melalui surat untuk bapak itu, mekanismenya menulis terus surat itu kita foto dan upload ke Instagram, mentions Pak Jokowi dan orang yang bikin,” sambungnya.

GWJ sendir dikatakanya, akan fokus untuk meningkatkan partisipasi milenial dalam berpolitik. Menurutnya, berpolitik tidak melulu harus membawa bendera partai politik, tapi bisa dengan berbagai cara salah satunya adalah diskusi politik.

“Karena untuk aktif politik tidak harus menggunakan warna partai tapi banyak cara, salah satunya dengan forum GWJ, karena disini apapun latar belakang, partainya atau tidak punya partainya asal suka Jokowi akan kita support bareng,” pungkasnya.

(azs)

loading...

Feeds

PKB Polisikan Ustad Yahya Waloni

Sekjend PKB Abdul Kadir Karding melaporkan Ustad Yahya Waloni ke Bareskrim karena pernyataannya dianggap menghina Megawati Soekarnoputri, Ma’ruf Amin dan …