Sadis,Sekeluarga Dibakar Kartel Narkoba di Makassar, Ini Cerita Sang Ayah

Kartel Narkoba bakar rumah di Makassar.Foto:detikcom

Kartel Narkoba bakar rumah di Makassar.Foto:detikcom

POJOKBANDUNG.com, MAKASSAR – Pembakaran rumah di Jalan Tinumbu Lorong 166b, Kelurahan Panampu, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan menewaskan 6 orang. Pembakaran ini terkait dengan utang piutang narkoba salah seorang keluarga di rumah itu.


Fahril (24) memiliki utang pembayaran narkoba dengan geng Daeng Ampuh. Daeng sedang meringkuk di dalam LP Makassar. Sebelum rumah itu dibakar, ayah Fahril, Amir, mengaku didatangi oleh sejumlah orang yang mencari anaknya untuk menangih utang.

“Sempat datang mencari anak saya untuk menagih utang. Saya tanya utang apa? Dia tidak mau kasih tahu. Mau saya bayar juga dia tidak mau. Maunya ketemu sama anakku,” kata Amir, Senin (12/8/2018).

Amir menceritakan rumahnya terbakar begitu cepat dan merembet ke rumah warga yang lain. Padahal, api berasal dari tembok luar rumah.

Sumber kebakaran.Foto:detikcom

“Apinya saat itu dari tembok di luar tembok itu. Saya heran kenapa begitu cepat menyebar ke rumah lain dan membesar? Padahal api dari luar tembok,” jelas Amir.

“Mungkin seperti itu ada yang sengaja membakar. Tapi kita serahkan ke polisi untuk menyelidiki karena sudah ada labfor juga,” jelasnya.

Terkait dengan adanya permasalahan utang piutang dari salah seorang keluarganya, Amir membenarkan hal tersebut. Menurutnya saat itu datang seorang menagih utang sebanyak Rp 1,6 juta dan ingin menemui anaknya.

“Kalau tidak salah utangnya katanya Rp 1,6 juta. Saya mau bayarkan, ini orang tidak mau,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, Daeng Ampuh (napi narkoba) berniat membunuh Fahril. Sebab Fahril memiliki utang penjualan narkoba ke Daeng Ampuh. Daeng lalu menyuruh anak buahnya untuk menghabisi nyawa Fahril.

Caranya yaitu dengan membakar rumah Fahril. Tapi lima orang lainnya di rumah tersebut ikut mati terpanggang. Berikut ini enam yang tewas saat kebakaran pada 6 Agustus lalu:

  1. H Sanusi 75 tahun
  2. Hj Bondeng 70 tahun
  3. Hj Musdalifa 40 tahun
  4. Hijas 6 tahun
  5. Mira 18 tahun
  6. Fahril (bandar narkoba)

(detikcom/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Rina Gunawan Meninggal Dunia

Rina Gunawan, istri dari Teddy Syach dikabarkan meninggal dunia pada hari ini Selasa (2/3). Kabar duka tersebut dibenarkan sang manajer.

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …