Kab Bandung dan Kab Bogor Tidak Ikut Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat SD Se-Jabar

Kadispora Jabar, Yudha M. Saputra membuka Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat SD Se-Jabar, di Lapangan YON 305 Karawang, Rabu (8/8/2018).Foto:Istimewa

Kadispora Jabar, Yudha M. Saputra membuka Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat SD Se-Jabar, di Lapangan YON 305 Karawang, Rabu (8/8/2018).Foto:Istimewa

POJOKBANDUNG.com, KARAWANG – Kadispora Jabar, Yudha M. Saputra membuka Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat SD Se-Jabar, di Lapangan YON 305 Karawang, Rabu (8/8/2018).


Hanya Kab. Bandung dan Kab. Bogor tidak mengirimkan kontingen olahraga tradisional bagi SD/sederajat tingkat provinsi ini,” ungkap Kadispora Jabar, Yudha M.Saputra dalam pidato pembukaan di Lapangan Batalyon 305 Karawang yang disambut reflek suara cemoohan  “huuuuuu” peserta kontingen bergemuruh.

Pembukaan dihadiri seluruh tamu undangan para Kadispora Se-Jabar dan pendamping masing-masing kontingen.

Hadir pula Kapolres Karawang dan unsur TNI setempat. “Ajang invitasi olahraga tradisional ini merupakan upaya pemerintah Prov Jabar untuk melestarikan, menggali, memanfaatjan dan memasalkan olahraga tradisional yang ada agar tumbuh dan berkembang secara turun temurun di negeri kita,” ujar Kadispora Jabar.

”Diharapkan dengan acara seperti ini, warga menjadi teringat kembali dan semangat dengan olahraga tradisonal yang sebenarnya bisa dimainkan disela-sela waktu luang dan acara tertentu. Tentu kita tidak ingin permainan olahraga ini hilang ditelan jaman,” sambung Kadispora Jabar.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Jabar, Dadang Ronda (paling kiri berkemeja) foto bersama kontingen Pangandaran peraih juara umum. Foto:Istimewa

Sementara itu, Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Jabar, Dadang Ronda menjelaskan kegiatan invitasi ortrad bagi Sekolah Dasar Se-Jabar ini merupakan investasi bagi bangsa dan negara.

”Melalui generasi mendatang agar mereka memiliki spirit daya juang,semangat sportif, kebersamaan, sehat bugar melalui olahraga tradisional ini,” ujar Dadang Ronda.

Menurut Dadang Ronda, ada satu hal lainnya yang harus dipegang teguh warga Jabar. ”Yang lebih penting adalah estafet olahraga tradisional dari generasi ke generasi akan tetap lestari,” tutur Dadang Ronda.

Senada dengan Kadispora dan Dadang Ronda, Ketua Panitia Penyelenggara, Asep Purwanto melaporkan dari 27 kab/kota, ada dua kab yang tidak mengirimkan atlitnya.

”Invitasi ini dilombakan lima cabang olah raga yaitu, Egrang, Hadang, Sumpitan, Tarumpah Panjang dan Dogongan. Dengan total hadiah Rp 73 juta,” ujar Asep.

Perolehan medali Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat SD Se-Jabar. Foto:Istimewa

”Dan Kabupaten Pangandaran berhasil menjadi juara umum Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat SD Se-Jabar ini,” pungkas Asep.

 (azm/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …