Analisa Media Sosial, Kelompok yang Kontra Jokowi Lebih Agresif dan Dominan

warga memperliatkan kaos ganti presiden 2019

warga memperliatkan kaos ganti presiden 2019

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG  – Jelang Pemilihan Presiden tahun 2019, konstelasi politik Indonesia diramaikan dengan gerakan pro dan kontra Jokowi. Hanya saja, agresifitas kelompok kontra lebih mendominasi, setidaknya di media sosial.

Hal itu disampaikan oleh analis dari embaga Analitik sosial media, Politika Nusantara (Poltara), Fajar Shiddieq saat dihubungi, Rabu (8/8/2018) malam.

Lembaga tersebut menyederhanakan gerakan tersebut menjadi dua bagian kelompok dengan indikator cuitan di Twitter. Yakni, mereka yang kontra masuk ke dalam kelompok #2019GantiPresiden, sedangkan kelompok pro Jokowi diwakili oleh cuitan #2019TetapJokowi.

Fajar memprediksi kedua tanda pagar (tagar) tersebut akan terus digunakan melalui media sosial hingga penyelenggaraan Pilpres 2019 mendatang sejak gerakan ganti presiden muncul melalui politisi PKS, Mardani Ali Sera pada April lalu.

Dalam sebulan terakhir, total percakapan yang muncul untuk kedua hashtag mencapai 853.092 cuitan. Meski fluktuatif, namun volume ekspose didominasi oleh #2019GantiPresiden, yakni mencapai 78 persen atau setara dengan 665.418 tweets. Sedangkan untuk #2019TetapJokowi hanya memperoleh 22 persen, yakni 187.674 tweets.

Bahkan, selisih volume ekspose tertinggi sangat terlihat pada tanggal 29 Juli 2018 lalu. Hal ini ia sebut tidak terlepas dari dukungan netizen terhadap Neno Warisman yang sempat dilarang keluar dari Bandara Hang Nadim, Batam.

“Berdasarkan aktivitas netizen di kedua kubu, netizen kontra Jokowi lebih responsif dalam menanggapi isu-isu di media secara masif dan simultan,” kata Fajar.

Analisa pun dilakukan terhadap Influencer atau akun dengan paling banyak di-retweet. Dari total 20 akun untuk kedua hashtag, terlihat bahwa @bangPino_ dan @RajaPurwa menjadi akun dengan konten yang paling banyak di-retweet untuk hastag #2019GantiPresiden, 46.200 dan 42.756 retweets.

Sedangkan dari hashtag #2019TetapPresiden hanya mencapai 21.239 retweets, yakni dari akun RizmaWidiono.

“Secara umum, aktivitas dari #2019GantiPresiden sangat masif dilakukan oleh akun-akun influencers di linimasa Twitter,” terangnya.

Loading...

loading...

Feeds