Baru Tiba, Tim Relawan Radar Bogor Langsung Disuguhi Gempa 4,9 SR di Lombok

General Manager Lombok Post, Haliluddin menyambut tim relawan Radar Bogor. (Firdausi/pojoksatu)

General Manager Lombok Post, Haliluddin menyambut tim relawan Radar Bogor. (Firdausi/pojoksatu)

POJOKBANDUNG.com, LOMBOK – Radar Bogor mengirim dokter, perawat dan ahli penyembuhan patah tulang ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).


Tim relawan berjumlah 16 orang itu meninggalkan Bogor, Rabu (7/8/2018) dini hari. Mereka tiba di Lombok sekitar pukul 08:00.

Rektor Universitas Pakuan Dr Bibin Rubini termasuk satu dari 16 relawan Bogor itu. Juga Gatut Susanta, tampak pula dalam rombongan. “Kami akan  berada di sana lima hari,” kata penanggung jawab relawan Hazairin Sitepu.

Tim relawan Radar Bogor langsung menuju ke gedung Lombok Post yang tak lain adalah grup Radar Bogor. Setibanya di sana, relawan langsung disambut dengan gempa 4,9 SR. Sebagian tim relawan langsung berhamburan ke luar gedung.

General Manager Lombok Post, Haliluddin sempat menenangkan para relawan Radar Bogor. Haliluddin mengatakan, gempa di Kota Mataram hampir setiap hari terjadi.

Menurut Haliluddin, gempa 7,0 SR lalu menyisakan pilu bagi warga Mataram. Pimpinan Lombok Post pun sempat membuat tenda pengungsian di depan kantor.

“Bahkan kemarin pimpinan Lombok Post sampai tidur di depan kantor pake tenda. Katanya gak bisa tidur di rumah karena setiap harinya ada gempa,” tandas Haliluddin.

(fir/pojoksatu/pojokbandung)

 

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …