Dishub Kota Cimahi Tutup Sementara Uji Kendaraan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Dinas Perhubungan Kota Cimahi telah menutup sementara pelayanan uji kendaraan atau uji KIR Kota Cimahi yang berlokasi di Jalan HMS Mintaredja, Kota Cimahi lantaran tidak  lulus akreditasi yang dilakukan Kementerian Perhubungan RI.


Hal itu dilakukan setelah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan menggelar akreditasi tempat pengujian berkala atau uji KIR di 160 pemerintah daerah.

Hasilnya, hanya 41 daerah yang lolos dan Kota Cimahi sendiri dinyatakan tidak lolos akreditasi karena alat uji seperti highlight tester tidak sesuai standar yang telah ditentukan, tetapi untuk SDM penguji hingga saat ini tidak ada masalah.

Plt Kepala Dishub Kota Cimahi, Ruswanto, mengatakan, setelah mendapat kabar tersebut pihaknya langsung melakukan kalibrasi atau perbaikan alat dan saat ini tinggal menunggu pihak dari Kemenhub memeriksa kembali alat tersebut.

“Ditutup sementara tapi kami dari bulan November hingga Juli 2018 sudah melakukan perbaikan. Kami melaksanakan sesuai prosedur dan sesuai peraturan,” ujarnya.

Penutupan tersebut, kata Ruswanto, agar dalam pelayanan ada aspek legalnya, sehingga saat pelayanan uji KIR bisa dilakukan secara benar dan maksimal dan akan membuka setelah rekomendasi dari Kemenhub bisa diselesaikan.

“Kami juga akan cek kelapangan untuk cek aspek fisiknya sudah terpenuhi atau belum, kalau sudah selesai kita putuskan akan buka kembali,” katanya.

Pihanya meminta maaf kepada seluruh konsumen uji KIR jika tidak nyaman dengan fasilitasnya, saat ini kekurangan fasilitas tersebut akan segera dipenuhi.

“Sehingga kita bisa melaksanakan pengujian kendaraan bermotor sesuai atuaran. Untuk perbaikan alat itu kita sudah ada anggarannya,” katanya.

Semenatra Kepala UPT PKB Kota Cimahi, Asep Rahmat Rio mengatakan, untuk pemenuhan syarat akreditasi, pihaknya sudah melakukan kelengkapan persyaratan dan sudah diserahkan ke Kementrian Perhubungan.

“Secara teknis, waktu tim akreditasi pusat datang, memang kita lampu uji emisi dalam keadaan trouble,” kata Asep.

Asep melanjutkan, keberadaan tempat uji KIR di Kota Cimahi sangat penting untuk melakukan pengujian kendaraan lokal seperti angkutan umum (angkot) dan kendaraang barang.

Selain itu, katanya, uji KIR ini menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cimahi. Setiap tahunnya, PAD dari sektor uji KIR kerap mengalami peningkatan.

Khusus raihan PAD dari sektor uji KIR tahun kemarin, beber Ases, mencapai Rp 680 juta. Sedangkan untuk tahun 2018, pihaknya menargetkan raihan hingga Rp 616 juta.

“Kalau PAD ada peningkatan. Sekarang (2018) sudah mencapai 61,18 persen dari target Rp 616 juta,” tandasnya.

(net)

Loading...

loading...

Feeds

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

Karya yang Membuat Tanya

Gedung Munara 99 dan Skywalk Sabilulungan akhirnya telah rampung dibangun. Bangunan yang akan menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung …

Cinta Palsu Negeriku

‎Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, menempati peringkat …