Gempa 7 SR, Video Detik-detik Jamaah Masjid di Bali Bubar Hampir Tertimpa Reruntuhan

Jamaah masjid di Bangli, Bali langsung berhamburan saat gempa 7.0 SR/Instagram

Jamaah masjid di Bangli, Bali langsung berhamburan saat gempa 7.0 SR/Instagram

POJOKBANDUNG.com, BALI – Masih banyak kejadian mengenaskan yang terekam kamera saat gempa berkekuatan 7,0 magnitudo mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat.


Momen yang sempat terekam adalah ketika salah satu CCTV masjid merekam salat berjamaah di sebuah Masjid di Bangli, Bali.

Dalam rekaman yang diunggah Instagram @warung_jurnalis tersebut terlihat sejumlah orang yang tengah khusyuk menjalankan salat. Namun, tiba-tiba gempa terasa.

Meski begitu, getaran yang tak henti membuat mereka akhirnya lari meninggalkan masjid.

Setelah mereka melarikan diri, plafon di atas tempat mereka salat pun akhirnya ambruk.

Gempa berkekuatan 7,0 magnitudo yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat terasa sampai di Bangli, Bali. . Sebuah rekaman CCTV menggambarkan dampak gempa yang membuat ibadah Salat Isya, di sebuah Masjid di Bangli, Bali sampai terganggu. . Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah orang yang tengah khusyuk menjalankan salat. Namun, tiba-tiba gempa terasa. . Meski begitu, getaran yang tak henti membuat mereka akhirnya lari meninggalkan masjid. Setelah mereka melarikan diri, plafon di atas tempat mereka salat pun akhirnya ambruk. . Seperti diberitakan sebelumya Gempa di Lombok terjadi pukul 18.46 WIB. Setelah gempa, BMKG sempat mengeluarkan peringatan tsunami. Namun, pada pukul 20.25 WIB, peringatan itu dicabut. . #info #gempa #masjid #cctv #today #warungjurnalis

A post shared by Warung Jurnalis (@warung_jurnalis) on


Gempa berkekuatan 7.0 Skala Richter (SR) di Lombok Utara menelan 82 korban jiwa.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB) Agung Pramuja menjelaskan jumlah korban jiwa akibat gempa tersebut merupakan data sementara yang didapat oleh pihaknya.

Dalam catatannya 82 korban tersebut, 65 orang merupakan warga Kabupaten Lombok Utara. Sembilan korban terdapat di Kabupaten Lombok Barat.

Kemudian empat korban di Lombok Tengah dan Lombok Timur dan empat korban dari Kota Mataram.

(sta/pojoksatu/pojokbandung)

 

 

Loading...

loading...

Feeds