1.000 Turis Dievakuasi dari Gili Trawangan dan Meno

Evakuasi turis dari Gili Trawangan dan Gili Meno. (Twitter @sutopo_PN)

Evakuasi turis dari Gili Trawangan dan Gili Meno. (Twitter @sutopo_PN)

POJOKBANDUNG.com, LOMBOK UTARA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan ada 1.000 turis yang dievakuasi dari Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat, pascagempa 7 skala richter (SR). Mereka dievakuasi menggunakan tiga kapal.


Berdasarkan foto yang diunggah Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam , Senin (6/8/2018), tampak para turis dibawa dengan perahu karet. Setelah itu, mereka dipindahkan ke kapal.

“1.000 orang turis asing dan domestik dievakuasi dari Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno di Lombok Utara, Tidak korban jiwa dari wisatawan disana. Evakuasi menggunakan 3 kapal,” kata Sutopo.

Gempa berkekuatan 7,0 SR di NTB terjadi hari Minggu (5/8) malam dan dirasakan hingga Bali. Berdasarkan data terakhir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban jiwa akibat gempa di NTB berjumlah 82 orang.

“Hingga Senin dini hari pukul 02.30 WIB, tercatat 82 orang meninggal dunia akibat gempa. Ratusan orang luka-luka dan ribuan rumah mengalami kerusakan,” kata Sutopo.

Dari 82 korban tewas, 65 orang berasal dari Lombok Utara. Sementara korban jiwa di Lombok Barat 9 orang, Lombok Tengah 2 orang, Kota Mataram 4 orang, dan Lombok Timur 2 orang.

(idh/detikcom/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

BMKG Bakal Pantau Hilal 1 Syawal 1442 H

BMKG Bakal Pantau Hilal 1 Syawal 1442 H

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – BMKG Stasiun Bandung turut melakukan pemantauan hilal atau rukyat hilal 1 Syawal 1442 H untuk penetapan Idul …