Catat… 11 Agustus Obor Asian Games Singgah di Kota Bandung

Mantan atlet bulu tangkis Susi Susianti, membawa obor Asian Games ke 18 ke Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (21/7/2018). Foto:wartabromo

Mantan atlet bulu tangkis Susi Susianti, membawa obor Asian Games ke 18 ke Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (21/7/2018). Foto:wartabromo

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung sambut Obor Asian Games tiba di Kota Bandung pada 11 Agustus mendatang.


Sayangnya, rute tidak akan sesuai dengan yang diharapkan wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Emil menginginkan Api obor turun dari tol Pasteur lalu melintasi jalan-jalan protokol hingga singgah di Pendopo.

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)‎ Kota Bandung Dodi Ridwansyah, Pusat atau Inasgoc sudah menjadwalkan sedemikian rupa, sehingga api disini hanya akan melintas kurang lebih 1,5 jam saja.

“Bahkan proses melintas di kota hanya 7 menit. Tadinya berharap Bandung ibukota Jabar,” jelas Dodi di Bandung menjawab, Kamis (2/8/2018).

Menurut Dodi, rute yang akan digunakan nanti exit tol Pasteur, flyover Pasupati, turun ke Jl Tamansari, belok Cikapayang, Monju Jl Singaperbangsa, Museum Pos, Jl Camandiri, Jl Cimalaya dan berakhir di Gedung Sate.

“Wakil Wali Kota yang akan menerima api obor tersebut lalu nanti di Gasibu diserahkan ke Pj Gubernur oleh pembawa api obor. Setelah dari Bandung akan berlanjut ke Garut,” tuturnya.

Pelari sendiri diakui Dodi ada 20 orang  baik itu pelari dari wiraswasta sebanyak (13 orang) dan pemerintah kota Bandung (7 orang) Namun untuk tokoh legend yang akan membawa api obor, Dodi mengaku belum bisa memastikan kendati sudah ada nama Ricky Subagja dan Jajang Nurjaman.

“Kalau kemampuan kita yakin keduanya mampu. Tapi kalau soal fisik kita belum tahu yang mana yang paling siap. Makanya ini masih dibahas,” ucapnya.

Selain itu, Obor Asean Games akan disambut oleh tari merak yang rencananya akan digelar di depan Toko Juno yang terletak di JL Pasteur.

Menurut Kepala Seksi Pengembangan Produk Budaya dan Kesenian,  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Titin Kuswiatin, mengatakan, pagelaran akan dilakukan pada pukul 08.00 pagi.

“Pagelaran akan berlangsung sekitar 15 menit. Cuman nemenin yang nunggu obor aja,” kata Titin.
Titin menambahkan, tidak akan ada lagi pagelaran lanjutan, selama obor Asean Games ada di Bandung.

“Ya kita sesuai dengan permintaan dari Dispora saja. Karena, tidak ada permintaan lagi selain tari merak, maka tidak ada lagi pagelaran,” katanya.

Ditemui sebelumnya, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan,‎ sebaiknya dalam menyambut obor Asian Games pemerintah daerah harus diberikan kebebasan dalam berkreatifitas.

“Kalau terlalu kaku, gak akan meriah,” kata Lelaki yang akrab disapa Emil ini.

Pasalnya, menurut Emil pemerintah pusat tidak paham betul kebiasaan di masing-masing daerah. ”Jika pemerintah daerah diberi kebebasan, maka penyambutan api akan lebih meriah,” pungkas Emil.

 (mur/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …