Ini yang Harus Diwaspadai Prabowo Jika TGB Jadi Cawapres Jokowi, Bisa Dibabat Habis!

TGB dan Jokowi

TGB dan Jokowi

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang dinilai merupakan figur ideal untuk mendampingi Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019.


Pengamat politik dan pertahanan Heru Budi Wasesa mengatakan, TGB adalah sosok yang bisa menambah kekuatan Jokowi karena merepresentasikan kaum muda, religius dan nasionalis. Selain bakal mewakili suara dari Indonesia Timur, TGB juga dipersepsikan sebagai kepala daerah yang berhasil selama memimpin NTB.

“Itu kurang lebih salah satunya yang cocok adalah TGB. Apalagi beliau justru pernah di wilayah lawan sehingga sedikit banyak mengetahui pola gerak pesaing,” katanya, Rabu (1/8/2018).

Heru menuturkan, TGB pernah menjadi bagian dari barisan Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono, sebingga mengetahui betul titik lemah para penantang Jokowi tersebut.

“TGB cocok buat dampingi beliau, setidaknya dalam lokomotif Pak Jokowi. Kekurangan pasangan tersebut mereka buka eks TNI tapi ini justru bukan kekurangan tapi nilai tambah di era Reformasi dan demokrasi ini,” paparnya.

Alumni pasca sarjana Universitas Pertahanan itu menambahkan bahwa TGB bisa berkontribusi menutupi kelemahan kubu Jokowi, salah satunya selama ini dianggap anti Islam.

Heru memperdiksi, politik identitas pasti akan digunakan kembali di Pilpres 2019 karena seolah merasa berhasil dari sebuah pilot project Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

“Politik identitas lainnya yang akan digunakan adalah mantan jenderal yang punya bobot di mata pemilih, dan trah identitas keturunan juga digabungkan,” bebernya.

Untuk itu, dia mengimbau agar Jokowi teliti dalam memilih pasangan. Beberapa calon baik yang masih malu-malu ataupun sudah mendeklarasikan diri banyak mengarah ke Jokowi yang menandakan popularitas petahana sangat bagus.

“Kali ini Jokowi harus mengimbanginya dengan tokoh reperesentasi muda, agamais, moderat. Juga ada trah, representasi dari kawasan timur sesuai kebijakan prioritas Jokowi dan background walaupun bukan militer namun pernah memimpin sebuah daerah. Itu kurang lebih salah satunya yang cocok adalah TGB,” imbuh Heru.

(wah/rmol/pojoksatu/pojokbandung)

 

Loading...

loading...

Feeds