Anda Sering Pegal atau Nyeri Leher? Begini Solusinya

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com – Anda sering merasakan nyeri atau pegal di bagian leher? Tentu nyeri ini sangat mengganggu aktivitas. Berdasarkan keterangan medis, ada banyak penyebab nyeri pada bagian leher ini.


Umumnya, nyeri ini biasanya disebabkan tekanan (stres) pada jaringan-jaringan lunak, tulang, atau sendi dari cervical spine (leher) atau struktur yang berdekatan.

Sebab yang pertama di antaranya ketegangan otot. Jika otot-otot leher digunakan secara berlebihan akan berkontribusi pada ketegangan otot. Otot di belakang leher terutama yang paling peka dan dapat tegang karena aktivitas harian seperti mengemudi, membaca, mengetik, dan lainnya.

Baca Juga:

Di Rumah Sebaiknya Nggak Usah Pakai Bra, Begini Kata Ilmuwan

Menjaga Kesehatan Jantung Sama dengan Melindungi Otak, Begini Penjelasannya

”Berbaring pada postur yang tidak sesuai juga bisa menjadi penyebab,” beber Finda Ferdiana, dokter RSUD Blambangan.

Nyeri leher lainnya juga bisa disebabkan oleh trauma. Kondisi leher yang lentur dan menyangga berat kepala menjadi salah satu pemicunya.

Luka terutama disebabkan seperti kecelakaan bisa memunculkan rasa nyeri. Misalnya luka parah yang menjurus patah tulang atau dislokasi leher.

Faktor penyebab lainnya yakni arthritis. Sendi-sendi leher cenderung menurun seiring dengan usia. Arthritis pada leher yang mungkin menyebabkan nyeri pada leher di antaranya seperti osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.

Lalu, munculnya sakit pada leher lainnya juga bisa disebabkan oleh persoalan penyakit cakram, misalnya saraf terjepit hingga penyakit degenerasi cakram.

Nyeri leher akibat penyakit cakrab dibutuhkan penanganan yang tepat. Di antaranya dengan terapi es. Es dapat membantu mengurangi peradangan.

Baca Juga:

Dampak Main Game Seharian di HP, Perempuan Ini Buta

Agar Depresi Tak Berujung Tragis, Lakukan Tips Berikut Ini

Penggunaan es bisa tidak secara langsung pada kulit, namun harus dibungkus dengan handuk, ice pack, atau lainnya. Opsi lainnya dengan menggunakan perawatan panas dan air. Ini untuk mengendurkan otot yang luka.

Solusi lainnya dengan transcutaneous electrical nerve stimulation, terapi manipulasi seperti pijar, hingga pemberian obat-obatan.

Namun jika nyeri leher berlanjut, Finda Ferdiana menyarankan agar berkunsultasi dengan medis.

(bw/nic/als/JPR)

Loading...

loading...

Feeds

Harga Eceran Bawang Putih Masih Mahal

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Harga bawang putih berangsur turun. Itu terjadi di sejumlah  Pasar tradisional Kota Cimahi. Pedagang di tingkat eceran …

Launching Tim Persib Tanggal 25

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persib Bandung akan segera memperkenalkan skuat yang akan mengarungi kompetisi Liga 1 2020 dalam balutan acara launching …

Persib Vs Persikabo tanpa Penonton

POJOKBANDUNG .com, BANDUNG – Uji tanding antara Persib Bandung dan Tira-Persikabo dipastikan berpindah venue. Laga tersebut awalnya akan berlangsung di …

Tak Mau Kadernya Promosikan Keluarga

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menyoroti situasi politik 2024 mendatang. Pada tahun …

Pimpinan KPK Hentikan 36 Perkara

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Belum tiga bulan menjabat sebagai pimpinan KPK, Firli Bahuri Cs menghentikan 36 perkara dalam tahap penyelidikan. Penghentian …

Sudah Memprediksi Menteri Tak Kompak

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Ketidakkompakan menteri di Kabinet Indonesia Maju sudah mulai terlihat. Salah satunya ketika merespon soal omnibus law RUU …

Mengupas Makna Lain dari Kaleng Bekas

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – MENURUT khazanah lokal bahasa Sunda, ngindeuw berarti memungut barang bekas. Selain menggambarkan proses memungut langsung objek dan …