Lakukan Pelecehan Seks, Badut Dilarang Mangkal di Asia Afrika

Korban pelecehan seks saat berswafoto bersama badut berkostum tokoh kartun The Smurf di Jalan Asia Afrika.Foto:istimewa

Korban pelecehan seks saat berswafoto bersama badut berkostum tokoh kartun The Smurf di Jalan Asia Afrika.Foto:istimewa

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kasus pelecehan terhadap perempuan saat berswafoto yang dilakukan badut berkostum tokoh kartun The Smurf di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung berbuntut panjang. Semua badut yang kerap mangkal akan dilarang beroperasi.


Kasi Ops Satpol PP, Kota Bandung, Satardi mengatakan, adanya kasus ini kemungkinan paktek badut di kawasan Jalan Asia Afrika akan di berhentikan dan didata ulang. Bahkan, jika ada yang berada di bawah umur langsung diberhentikan.

“Besok (hari ini – red), kami akan mengumpulkan para badut,” ucap Satardi saat ditemui di Mako Satpol PP Alun-alun, Kota Bandung, Kamis (26/7/2018).

Satardi juga menyebut, jumlah badut yang boleh beroperasi hanya 30 badut dengan catatan tampil secara bergiliran siang dan sore. Hal itu merujuk pada peraturan yang dikeluarkan Dinas Pariwisata, Kota Bandung. Akan tetapi, setelah dicek dilapangan ternyata ada 60 badut.

“Kami akan data ulang,” jelasnya.

Saat ini Satpol PP hanya menahan kostum yang digunakan pelaku saat melakukan berswafoto dengan korban.

“Pastinya pelaku tidak boleh tampil lagi,” ujarnya.

Di pihak lain, pengawas kostum badut Pian Sofyan berdalih, kejadian yang dituduhkan kepada tersangka berinisial Z tidak disengaja. Kata dia, jika menggunakan kostum badut maka pandangan bisa terhalang.

“Dari pengakuan tersangka ke saya, itu tidak disengaja. Perasaan Z hanya pegang bagian pundak,” ungkapnya.

Pian mengaku, sebelum para badut ini tampil selalu ada pelatihan bagaimana cara memperlakukan pengunjung, meski memeluk tidak dilarang tapi harus tetap dengan cara yang sopan.

“Iya kalau di izinkan meluk baru boleh, kalau pengunjung tidak mau ya tidak,” jelasnya.

Agar masalah ini tidak berlarut-larut, kata Pian, pelaku akan mendatangi rumah korban untuk meminta maaf secara langsung. Bahkan akan ada hitam di atas putih.

“Semoga bisa dimaafkan dan tidak berlarut-larut. Besok (hari Ini – red) kami akan minta maaf kerumah korban,” tuturnya.

Seperti diketahui, kasus tersebut viral di media sosial. Tersangka yang berkostum tokoh kartun The Smurf diduga memegang payudara korban saat berswafoto, Selasa (24/7/2018).

Peristiwa tidak mengenakan itu dialami seorang wanita berinisial M. Sekitar pukul 14.30 WIB, korban bersama kakak dan keponakannya pergi ke Jalan Asia Afrika. Sesaat setelah memarkirkan sepeda motor, korban

didekati badut tersebut. Sang badut tiba-tiba memberikan sebuah boneka dengan karakter sama dan mengajak foto dengan memegang bahu.

“Setelah ngasih boneka dan salaman, tiba-tiba badut itu megang bahu. Saya pikir dia mau ngajak foto,” ucap korban.

Pada sesi foto pertama korban tidak mengalami atau merasakan kecurigaan.

Sang kakak tetap mengabadikan foto adiknya. Akan tetapi, beberapa menit kemudian pasca-berswafoto, korban yang hendak berpindah untuk foto ke tokoh karakter lain malah ditarik oleh badut tersebut.

“Dia bilang sekali lagi. Ya sudah saya sambil nunggu kakak mau-mau saja. Tiba-tiba dia ngerangkulnya beda, agak aneh, sampai peristiwa seperti itu terjadi. Memang enggak langsung, tapi beda saja,” tuturnya.

Pasca berswafoto kedua, bukannya meminta maaf, si badut Smurf justru masih meminta uang sebagai imbalan foto bareng. Korban yang merasa dipaksa, akhirnya mengeluarkan uang recehan untuk diberikan kepada badut Smurf. pungkasnya.

(cr4/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …