Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-58 Torehkan Prestasi Kejati Jabar

Kejati Jabar menggelar Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke-58, di Kantor Kejati Jabar, Senin (23/7/2018). Foto: m. indmas/ job17/pojokbandung

Kejati Jabar menggelar Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke-58, di Kantor Kejati Jabar, Senin (23/7/2018). Foto: m. indmas/ job17/pojokbandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kejaksaan Tinggi Jawa Barat  menggelar Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke-58 pada Senin (23/7/2018) bertempat di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Jl.RE.Martadinata No.54 dengan mengambil tema “Berkarya dan Berbakti Sepenuh Hati Menjaga Negeri”.

Tema tersebut diambil dengan maksud institusi Kejaksaan selalu dan terus mencoba memulihkan kepercayaan masyarakat melalui konsolidasi, evaluasi, intropeksi diri, optimalisasi dan peningkatan dedikasi.

Dalam peringatan tersebut, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah melakukan serangkaian kegiatan berupa kegiatan bakti sosial dan beberapa perlombaan (olahrga dan seni).

Adapun kinerja yang telah dicapai Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang dipaparkan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Raja Nafrizal dalam konferensi pers yakni pidana khusus telah membentuk Tim Uber DPO dan telah berhasil menangkap 1 orang DPO dari target DPO sebanyak 36 orang.

“Kami mulai dengan pidana khusus, beberapa waktu yang lalu kepala pidsus bersama dengan kasi intel, kita membentuk tim khusus bernama tim uber DPO, jadi kita mendata perkara yang telah mempunyai tuntutan tetap, karena selama ini kan banyak DPO tidak kita tangkat jadi kita fokuskan hal itu, alhamdulillah sampai bulan ke 6, kita telah menangkap 11 orang DPO berbagai tindak pidana”Ungkap Raja Nafrizal dalam konferensi pers, Senin, (23/07/2018).

Kepala Kejati Jawa Barat Raja Nafrizal mengungkapkan bahwa beberapa kali telah dilaksanakan persidangan tuntutan perkara besar.

“Sidang tuntutan terbesar yang kami sidangkan dalam waktu dekat ini diantara lain , perkara BJB Tower, kemudian ada kredit bermasalah di bank mandiri itu yang menyelidiknya Jampidsus cuma diserahkan sama kita untuk di sidangkan karena Tkp nya disini, kerugian negara mencapai 1,8 T kalau tidak salah, tersangkanya sudah ada, tinggal kita limpahkan aja, sekarang telah persiapan untuk dakwaannya”Tuturnya

Raja Nafrizal menuturkan bahwa prestasi membanggakan lainnya yakni memenangkan gugatan terkait proyek kereta cepat Jakarta-bandung.

“Baru-baru ini kami berhasil memenangkan gugatan perdata tanah terkait proyek kereta cepat bandung-jakarta mereka menuntut 1,8 Trilliun tetapi Jaksa Pengacara Negara maju membela negara, kita berhasil menang dan menyelamatkan kerugian negara sebesar 1,8 Triliun”terangnya

Kemudian Kepala Kejati Jawa Barat mengumumkan tim DP4 (tim pengawal dan pengamanan pemerintah dan pembangunan serta peran pentingnya dalam menyelamatkan uang negara.

“Perlu bapak ibu ketahui, kejaksaan memiliki tim yang bernama DP4, memang awal mula keberadaan tim ini, ada nilai positif dan ada nilai negatif dengan segala kelemahan dan kekurangannya tetapi dengan kerja kerasnya kita telah mengawal dan mengamankan pembebasan lahan sekitar Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dalam proyek strategi nasional, tim berhasil menyelamatkan uang negara sebesar 161 milyar, inilah peran DP4 yang cukup membanggakan,” katanya.

Terakhir Kepala Kejati Jawa barat berharap dengan adanya tim DP4 agar untuk penegakan hukum berjalan baik serta bisa menciptakan situasi.

“Kalau ada ekses tolong disampaikan pada kami, karena tim ini baru ,tentu dalam berjalannya alhmadulillah dalam proses, tapi niatnya tidak lain ialah untuk membuat bagaimana kejaksaan penegakan hukum , bisa menciptakan situasi sehingga keuangan berjalan dan ekonomi berjalan,”tutupnya.

(m. indmas/ job17/pojokbandung)

 

loading...

Feeds

bandung

Aset Koperasi Capai Rp13 Triliun

POJOKBANDUNG.ID, BANDUNG – Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana mengatakan aset koprasi di Kota Bandung mencapai Rp13 triliun. Besaran nilai tersebut …

XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat

XL Axiata Tbk (XL Axiata) bersama dengan Vocus Group dan Alcatel Submarine Networks telah berhasil menyelesaikanproyek pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut(SKKL) Australia-Indonesia-Singapura. Proyekpembangunan yang dimulai sejak Desember 2017 tersebut telah selesai pada kuartal ketiga 2018 dan langsung dimanfaatkan awal Oktober 2018. 

SOYJOY Ajak Ahli Gizi Update Keilmuan

Amerta Indah Otsuka adalah perusahaan yang berkomitmen sejak dulu untuk memproduksi produk-produk sehat yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat banyak.

Persib Vs Arema, Akhir tanpa Pemenang

Persib Bandung bertarung  melawan Arema FC di leg pertama 16 besar Piala Indonesia. Maung Bandung sempat unggul lebih dulu, sebelum akhirnya Arema …