Tersebar di Kampus-Kampus, Jaringan NII Dinilai Bersumber di Jawa Barat

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pergerakan teroris di bawah gerakan Negara Islam Indonesia (NII) dinilai pengamat terorisme dari Universitas Malikussaleh, Aceh, Al Chaidar, aktor terbanyak pergerakan tersebut ada di Jawa Barat. Selain itu gerakan tersebut juga menyebar di beberapa wilayah Indonesia bahkan sampai Negara tetangga.


“NII di Jawa Barat merupakan sumber, selain itu ada juga di Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Aceh, namun kini sudah menyebar keseluruh Indonesia dan saat ini pelariannya ada di Malaysia,” kata Chaidar saat dihubungi Radar Bandung, Jumat (20/7/2018).

Chaidar menjelaskan, keberadan beberapa komplotan NII di negeri jiran dikarenakan faktor tetangga terdekat Indonesia. Selain itu, NII juga tersebar di kampus-kampus di Indonesia yang menyasar mahasiswa dan mahasiswi.

Menurutnya, beberapa jaringan NII yang berada di kampus tidak terlalu berbahaya, namun ketika nanti keluar dari kampus bisa terus dalam pantauan, mengingat ketika keluar dari kampus lingkungan berubah dan bisa semakin kuat.

“Anggota NII yang berada di kampus itu sama seperti ular berbisa, namun mereka itu tidak ada bisanya,” kata Chaidar.

Lanjut Chaidar, jika diartikan lebih lanjut saat ini jaringan yang berada didalam kampus lebih kepada secara femahaman dan kemungkinan mereka tidak melakukan tindakan desktruktif, belum kepada tindakan yang sesungguhnya.

Adanya di Jawa Barat memang secara historis mereka dulu ada, karena berada di Jawa Barat seperti kasus Malambong di Tasik yang memproklamasikan NII .

Chaidar menambahkan, motif utamanya teroris ini sangat kental dengan kekecewaan pada piagam Jakarta, kemudian mereka sudah jelas ingin mendirikan negara Islam khilafah, lebih secara historis namun efek tersebut sekarang masih ada.

“Ada kemungkinan aktor-aktor terkuat ada di Jawa Barat mereka mengontrol seluruh cabang di Indonesia,” sambungnya.

Saat ini diakuinya, Densus 88 dipastikan sudah mengetahui semua gerak-gerik dan keberadaan jaringan tersebut, hanya menunggu waktu untuk mengambil satu-satu. Termasuk di wilayah Jawa Barat.

(azs)

Loading...

loading...

Feeds

Sari Ater Tetap Jadi Pilihan Wisata

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Merebaknya virus corona di Kota Wuhan,Tiongkok tidak berdampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan ke Kabupaten Subang. Sampai saat …

Semakin Padu dengan Duet Anyar

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Satu bulan bergabung dengan Persib Bandung, Wander Luiz mengaku adaptasi bersama tim sudah semakin baik. Itu terbukti …

Penagih Hutang Dihajar Gas Melon

POJOKBANDUNG.com, CIWIDEY – Karena malu ditagih hutang, seorang ibu rumah tangga diduga melakukan penganiayaan dengan cara memukul penagih dengan tabung …

Pemkot Rumuskan 13 Fokus Pembangunan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan fokus pada 13 agenda pembangunan diberbagai sektor pada 2021. Agenda tersebut sejalan …

Ruhimat Janji Beri Bantuan ke Petani

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Petani di Kabupaten Subang akan mendapat bantuan dari pemerintah. Bantuan yang akan diberikan yakni, ketersediaan lahan, bibit …

Pemerintah Desa Pager Wangi Tidak Tegas

POJOKBANDUNG.com, LEMBANG – Rencana pembangunan wisata waterboom, di Kawasan Gunung Batu, Kecamatan Lembang, ancam ketenangan warga. Selain itu, jalur Sesar …