Dor…! Bandel, Lima Pelaku Curas di Kota Bandung Ditembak Polisi

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lima orang pelaku pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum Kota Bandung berhasil diringkus jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung. Kelima pelaku yang meresahkan masyarakat itu harus merasakan timah panas lantaran mencoba melawan saat penangkapan.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo menjelaskan, kelima pelaku saat beraksi tidak segan melukai korbannya. Pelaku memepet korban kemudian menodongkan senjata tajam dan merampas barang korban.

“Aksi kejahatan mereka banyak, merampas handphone, mencuri lapotp bahkan mencuri motor hingga sepuluh kali,” ujar Hendro di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Kamis (19/7).

Hendro mengatakan, para pelaku AD (ditembak kaki di kanan atas), ID (ditembak di kaki kanan), DB (ditembak kaki kanan), AA (ditembak kaki kiri), dan IR (ditembak di kaki kiri).

“Para pelaku melakukan perlawanan saat penangkapan, sehingga kami lakukan penembakan di tempat,” jelas Hendro.

Hendro menyebut, para pelaku kerap sudah melancarkan aksinya sebanyak sepuluh kali di beberapa tempat di Kota Bandung. Barang bukti yang berhasil diamankan berupa delapan unit motor, lima buah telepon genggam, satu buah Helm, dan satu buah kunci leter T.

“Kami masih mengembangkan kasus ini dan mencari bukti lain. Kelima pelaku terbukti melanggar Pasal 35 KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun penjara,” pungkasnya.

(azs)

Loading...

loading...

Feeds

Pemkab Bandung Serius Tegakkan KTR

Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sangat …

DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang …

Ketua KPK “Kejar” Jokowi Terbitkan Perppu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih bersedia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti …