Dihantam Ombak, Kapal Nelayan Jember Tenggelam, 6 Meninggal

Kapal nelayan saat dikandaskan ombak di pantai Pancer Puger Kabupaten Jember Jatim, Kamis (19/7/2018). Foto: jumai/jawa pos/radar jember

Kapal nelayan saat dikandaskan ombak di pantai Pancer Puger Kabupaten Jember Jatim, Kamis (19/7/2018). Foto: jumai/jawa pos/radar jember

POJOKBANDUNG.com, JEMBER – Sebuah kapal nelayan jenis payang terbalik dan tenggelam setelah dihantam ombak di jalur Plawangan Pantai Pancer, Dusun Krajan, Puger Kulon, Kecamatan, Puger, Kabupaten Jember, Jatim, Kamis (19/7).

Petaka yang terjadi pukul 08.15 ini mengakibatkan enam anak buah kapal (ABK) meninggal dunia, serta empat lainnya belum ditemukan. Sedangkan 12 orang dinyatakan selamat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, perahu yang dinakhodai Haji Dirman, 50, warga Dusun Mandaran, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger ini membawa 22 nelayan, 21 orang di antaranya merupakan ABK.

Perahu jenis Payang (melaut dengan menggunakan jaring) ini melaut pada Rabu (18/7), atau sehari sebelum mengalami kecelakaan di jalur keluar masuk laut selatan di pantai Pancer, Puger tersebut.

Saat itu, perahu hendak pulang dengan muatan penuh ikan. Nahas, sampai di Plawangan, kapal diempas ombak, terbalik dan tenggelam. Enam ABK meninggal.

Mereka adalah seorang nelayan asal Kecamatan Balung, Hasan (45), serta lima orang lainnya yang masih bertetangga. Yakni Cecep (45), Soim (65), Ulum (30), Hadi (28), serta Dulkowi (55). Semuanya berasal dari Dusun Mandaran, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger.

Selain korban meninggal, ada empat ABK hilang. Hingga tadi malam, pencarian masih dilakukan oleh tim SAR dibantu nelayan sekitar. Keempat nelayan hilang itu juga tinggal satu kampung di Dusun Mandaran, Desa Puger Kulon Kecamatan Puger. Mereka adalah, Budi (47), Munaji (45), Pong, dan Safi’I (65).

Sementara 12 ABK yang selamat adalah warga Dusun Mandaran, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger. Masing-masing Tan, Saiful (22), Ran (60), Nawar (50), Rendy, Jun, Sohib, Ali, Sugeng (46), serta Haji Dirman yang menakhodai perahu tersebut. Selain itu, juga ada dua nelayan asal Kecamatan Balung yang juga selamat. Mereka adalah Sin, dan Sahroni (27).

(jum/mg-4/ras/pojokbandung)

 

 

Loading...

loading...

Feeds

akhir

RCEP Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia, optimistis dapat merampungkan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Kawasan (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) pada …
undip

Trainer UNDIP Gembleng Ratusan Guru

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang dan Dinas Pendidikan dan …
pembangunan

Pembangunan NS-Link Belum Jelas

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Rencana pembangunan tol dalam kota North South Link (NS-Link) di Kota Bandung tidak jelas keberlanjutannya. Padahal sebelumnya, …
pts

Tel-U Peringkat Pertama PTS di Indonesia

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Telkom University (Tel-U) menempati peringkat kesatu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) nasional dalam klasterisasi Perguruan Tinggi (PT) Indonesia …
sportifitas

Tanamkan Sportifitas Sejak Dini

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sebanyak 16 tim sepak bola tingkat SMP se – Jawa Barat meriahkan Gala Siswa Indonesia (GSI) 2019. …