Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Bandung Wajib Bebas Narkoba

SOSIALISASI: Sekda  Kabupaten Bandung Ir. H. Sofian Nataprawira saat  sosialisasi dan rapat sinergitas program P4GN melalui Sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkotika di Bale Sawala Soreang, Kamis (19/7/2018).

SOSIALISASI: Sekda Kabupaten Bandung Ir. H. Sofian Nataprawira saat sosialisasi dan rapat sinergitas program P4GN melalui Sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkotika di Bale Sawala Soreang, Kamis (19/7/2018).

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba membuat kekhawatiran terhadap masyarakatnya maupun bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung.


Untuk mengantisipasinya, Pemkab Bandung melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD)  menggelar sosialisasi dan rapat sinergitas program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), melalui Sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkotika di Bale Sawala Soreang, Kamis (19/7/2018).

Sekretaris Daerah (Sekda)  Kabupaten Bandung Ir. H. Sofian Nataprawira, MP menegaskan, Kabupaten Bandung harus memiliki Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkotika, menyusun rencana aksi, dan segera melakukan aksi, khususnya kepada para ASN Pemkab Bandung, sebagai upaya preventif.

Dia mengungkapkan, dengan jumlah penduduk Kabupaten Bandung yang mencapai 3,6 juta jiwa, tentu saja menurutnya potensi masalah akan lebih besar. Maka upaya preventif terhadap kondisi tersebut perlu segera ditindaklanjuti, agar Kabupaten Bandung aman dari peredaran penyalahgunaan narkotika.

“Upaya preventif ini sejalan dengan program pertama prioritas pembanguan Kepala Daerah, yakni pembangunan dibidang SDM (Sumber Daya Manusia). Untuk antisipasi peredaran narkotika di lingkungan masyarakat dan di kalangan ASN, kita harus memiliki Satgas Anti Narkotika dan harus segera beraksi dengan langkah awal tes urine bagi ASN,” ungkap Sekda didampingi Kepala BKPPD Dr. Erick Juriara Ekananta.

Penyalahgunaan narkoba merupakan satu hal yang sangat mengkhawatirkan bagi kehidupan anak bangsa, kata Sofian. Sebab hampir setiap hari di berbagai media baik cetak maupun elektronik selalu muncul pemberitaan mengenai kasus penyalahgunaan barang mematikan tersebut.

“Oleh karena itu, masalah penyalahgunaan narkoba merupakan masalah dan tanggung jawab bersama untuk penangulangannya. Upaya perang melawan narkoba ini harus dilakukan secara serius oleh semua pihak diantaranya pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat, kelompok-kelompok sosial dan keagamaan,” imbuhnya.

Loading...

loading...

Feeds

Rumah 2 Lantai Hanya Rp 900 Jutaan di Bandung

Podomoro Park Bandung yang dipersembahkan oleh Agung Podomoro Land sebelumnya telah berhasil meluncurkan hunian resort satu lantai klaster Padmagriya tahap …
Persib

Persib Bandung Siap Hadapi Siapapun

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pelatih Persib Putri Iwan Bastian mengatakan, timnya tak terlalu memikirkan siapa lawan yang akan dihadapi di partai …
fesyen

Menilik Gaya Busana yang Menghiasi 2020

POJOKBANDUNG.com, TAHUN 2020 tinggal menghitung hari. Berbagai trend satu per satu dikeluarkan berbagai perusahaan, mulai dari industri fesyen, wedding, sampai …
HIV

HIV/AIDS di Subang Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com,SUBANG – Angka Orang Dengan HIV AIDS (ODHA), di Kabupaten Subang terus meningkat. Meningkatnya jumlah ODHA dari tahun ke tahun …
borneo fc

Persib Siapkan Kejutan di Samarinda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persib Bandung bertekad membuat kejutan saat berhadapan dengan Borneo FC pada pekan ke-32 Liga 1 2019. Pertandingan …

Tips bagi HR, Kenali Macam-macam Tunjangan

Tunjangan adalah tambahan gaji disamping gaji pokok yang diberikan kepada karyawan oleh perusahaan. Tunjangan sendiri merupakan komponen pelengkap dari gaji …

Membangun Komitmen Pemuda dan Media Perangi Hoaks

Hoaks merupakan komponen perusak kemajuan bangsa yang nyata di tengah upaya pemerintah melakukan pembangunan nasional berkesinambungan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat …