Rakernas BPJS Ketenagakerjaan 2018, Optimalisasi Layanan Digital Wujudkan Pertumbuhan Agresif

Kuswahyudi (tengah) Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jabar bersama jajarannya, mengikuti kegiatan Rakernas 2018 di Golden Tulip Hollad Resort Batu, Malang, Rabu (18/7/2018). Foto:Istimewa

Kuswahyudi (tengah) Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jabar bersama jajarannya, mengikuti kegiatan Rakernas 2018 di Golden Tulip Hollad Resort Batu, Malang, Rabu (18/7/2018). Foto:Istimewa

POJOKBANDUNG.com, MALANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dengan tajuk “Pertumbuhan Agresif di Tahun 2019” yang diikuti oleh jajaran Direksi, Dewan Pengawasbersama seluruh Kepala Unit Kerja dari seluruh Indonesia di kawasan di Hotel Grand Tulip, Malang, Rabu (18/7/2018).

Selain mereka, dalam pembukaan Rakernas ini hadir Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Guntur Witjaksono, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kementerian Tenaga Kerja, Haiyani Rumondang, dan Walikota Batu, Dewanti Rumpoko.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengatakan, tema pertumbuhan agresif ini sesuai dengan peta jalan yang disusun untuk tahun 2017 hingga 2021 mendatang. Strategi yang tepat disiapkan agar pertumbuhan agresif di tahun 2019 dapat terealisasi dengan sempurna.

“Untuk 2019 nanti, target kepesertaan akan kami tingkatkan hingga 16 persen, dan total dana kelolaan juga akan ditargetkan tumbuh sebesar 23 persen”, kata Agus.

Saat ini peserta BPJS Ketenagakerjaan sekitar 47,4 juta orang yang terdaftar dan 27,9 juta orang sebagai peserta aktif. Sampai akhir tahun, ditargetkan total peserta terdaftar bisa tumbuh 12% dan peserta aktif 22% atau naik menjadi 29,6 juta orang.

Sementara itu, di sepanjang tahun 2018, BPJS Ketenagakerjaan menargetkan hasil investasi sebesar Rp 32 triliun. Sedangkan dana kelolaan diharapkan bisa mencapai Rp 367,88 triliun sampai akhir tahun.

loading...

Feeds

HNW Tak Percaya Survei Charta Politika

Survei terbaru Charta Politika yang digelar pada 1-9 Maret 2019 menunjukkan selisih elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto yakni berkisar …

Peduli RTH, PT. WOM Finance Bangun Taman

Dalam upaya menjaga kualitas udara di lingkungan perkotaan, Ruang Terbuka Hijau (RTH) sangat diperlukan. Namun, untuk membangun ketersediaan ruang hijau …