DPRD Ingatkan Remaja Putri Kota Bandung Soal Aplikasi Sosmed

Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung, Ade Fahruroji.

Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung, Ade Fahruroji.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Maraknya kasus tindak kriminal dengan menjadikan wanita sebagai objeknya melalui aplikasi sosial media menjadi sorotan penting Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung.

Anggota komisi A DPRD Kota Bandung, Ade Fahruroji mengatakan, untuk seluruh remaja putri Kota Bandung, dalam melakukan pertemuan dengan seseorang menggunakan aplikasi harus berhati-hati. mengigat tindak kejahatan bisa dimanapun.

Ade menjelaskan, kejahatan ini sudah sering terjadi dan harus mengambil pelajaran untuk kaum wanita dalam melakukan pertemuan menggunakan aplikasi. Harus juga mencerna informasi terkait berita kejahatan tersebut.

“Ketika hendak mengecek lawan jenis seharusnya bisa menggunakan nomor telfon kantor dan menanyakan lawan jenis tersebut dengan cermat,”ungkapnya kepada Radar Bandung, Selasa (17/7/2018).

ilustrasi

Lanjut Ade, kasus yang menimpa beberapa hari lalu terkait pencobaan pemerkosaan seorang pria yang mengenali korban melalui aplikasi menjadi catatan penting untuk kaum wanita agar lebih mawas diri dalam melakukan pertemuan dengan orang yang baru eikenal melalui aplikasi sosial media.

“Saya turut prihatin dan semoga diberikan ketabahan baik korban dan keluarga korban,”kata Ade.

Dalam kasus tersebut, ia berharap untuk lingkungan korban bisa memberikan dukungan moral atas musibah ini sekaligus untuk catatan penting agar mengkroscek kembali ketika hendak melakukan pertemuan dengan pria yang belum dikenal sebelumnya.

Ade menambahkan, selain melakukan kroscek ada baiknya, membawa teman sepermainan untuk menjaga, mengingat keadan sendiri menjadi celah empuk para pelaku kejahatan untuk melakukan kegiatan kriminal.

“Jika bisa dengan teman akan lebih aman, mengingat pelaku akan memikir dua kali untuk melakukan kejahatan,” pungkasnya.

(azs/pojokbandung)

 

loading...

Feeds