BPJS Ketenagakerjaan Bandung Lodaya Tawarkan Banyak Program

(kiri-kanan) Yanuar Wirandono, Kabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Bandung Lodaya, Wulan, Ahli Waris almarhum Suherlan, H. Juhana, Kadisdik Kab Bandung, paling kanan Toto Ruhiyat, Ketua FKGHS Kab Bandung.

(kiri-kanan) Yanuar Wirandono, Kabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Bandung Lodaya, Wulan, Ahli Waris almarhum Suherlan, H. Juhana, Kadisdik Kab Bandung, paling kanan Toto Ruhiyat, Ketua FKGHS Kab Bandung.

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bandung Lodaya memberikan santunan jaminan kematian kepada guru honor Kabupaten Bandung.

“Kami menyerahkan santunan jaminan kematian kepada guru honor dari SDN Baros 02 Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung sebesar Rp24 juta,” ujar Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandung Lodaya, Yanuar Wirandono, Selasa (10/07/2018).

Yanuar menambahkan guru honor tersebut bernama Suherlan terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan mulai April 2018, almarhum selain sebagai guru honor juga aktif dalam kepengurusan Forum Komunikasi Guru Honor Sekolah (FKGHS) Kabupaten Bandung yang seluruh anggotanya telah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan, almarhum meninggal pada 26 Juni lalu karena sakit.

“Peserta yang meninggal tersebut baru sekitar tiga bulan membayar iuran sebesar Rp96.800 per bulannya, yaitu untuk program Jaminan kematian, Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Hari Tua. Pemberian santunan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan, tidak pernah melihat lamanya menjadi peserta, jika mengalami kecelakaan atau kematian langsung diberikan,” ungkap yanuar.

Pemberian santunan jaminan kematian kepada ahli waris almarhum Suherlan disampaikan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung H. Juhana, didampingi Ketua Forum Komunikasi Guru Honor Sekolah (FKGHS) Kabupaten Bandung Toto Ruhiyat, pada acara persiapan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di hotel Endah Parahyangan Cimahi.

Pada kesempatan tersebut Juhana menyampaikan bahwa terdapat sekitar 24 ribu guru dari 2.037 sekolah yang ada di Kabupaten Bandung yang harus mendapat perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan sebagai standar minimum jaminan sosial ketenagakerjan, untuk itu pihaknya menghimbau kepada seluruh kepala sekolah untuk mendaftarkan guru yang ada disekolahnya dalam program BPJS Ketenagakerjaan agar tercipta ketenangan dalam bekerja dan memberikan manfaat yang besar bagi guru dan keluarganya.

Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandug Lodaya, Yanuar Wirandono menjelaskan, selain memperoleh manfaat utama program BPJS Ketenagakerjaan para guru yang telah menjadi peserta selama satu tahun berhak memperoleh manfaat tambahan.

loading...

Feeds

PKB Polisikan Ustad Yahya Waloni

Sekjend PKB Abdul Kadir Karding melaporkan Ustad Yahya Waloni ke Bareskrim karena pernyataannya dianggap menghina Megawati Soekarnoputri, Ma’ruf Amin dan …

Kasus Narkotika Turun, Tersangkanya Membeludak

Makin banyak orang yang terjerat bandar narkotika. Jumat (21/9) Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim mengungkapkan adanya kenaikan jumlah …