Dor…! Perusak Kantor Dinas PUPR Kabupaten Bandung Barat Ditembak Polisi

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Dua orang pelaku perusakan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya dibekuk polisi. Namun, akibat melawan petugas saat hendak ditangkap, salah seorang pelaku dihadiahi timah panas.

Kedua preman yang mengaku anggota Organisasi Masyarakat (ormas) tersebut, yakni Indra Hendriansyah, dan M Ikram Qintara.

Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana mengatakan, kedua preman ini ditangkap di tempat persembunyiannya setelah melakukan aksi perusakan  kantor PUPR Kabupaten Bandung Barat pada 8 Juni 2018 lalu. Berdasarkan laporan yang diterima Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi, mereka mengancam seluruh karyawan PUPR dengan mengacungkan samurai , dengan tujuan ingin mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).

“Mereka maksa minta uang thr. Tapi karena permintaan mereka tidak digubris, keduanya pun langsung melakukan aksi perusakan di kantor. Para karyawan tak berani mencegah pelaku,” Kata Rusdy di Mapolreas Cimahi Jalan Amir Machmud, Jumat (13/7).

Saat berupaya melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka, lanjut Rusdy, pihaknya mendapatkan perlawanan yang cukup serius. Sehingga, pihaknya pun terpaksa mengambil tindakan terarah dan terukur.

“Ada perlawanan dari mereka, sehingga petugaspun menembak betis dari salah seorang pelaku. Mereka pun menyerah dan langsung dibawa ke mapolres,” terangnya.

Selain mengamankan keduanya, petugas juga menyita beberapa barang bukti, seperti sebilah samurai, satu unit printer, lap top, dan satu unit CPU, serta beberapa ponsel. Akibat perbuatannya mereka dijerat pasal 170 KUHPidana tentang perusakan dengan ancaman pidana di atas tujuh tahun.

Seperti diketahui, insiden perusakan kantor PUPR KBB dilakukan preman yang mabuk berbuat onar di Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat, Ngamprah, Jumat 8 Juni 2018 sore. Selain merusak ruangan di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, para preman yang juga anggota ormas itu pun melukai dua pegawai.

(gat)

loading...

Feeds

PKB Polisikan Ustad Yahya Waloni

Sekjend PKB Abdul Kadir Karding melaporkan Ustad Yahya Waloni ke Bareskrim karena pernyataannya dianggap menghina Megawati Soekarnoputri, Ma’ruf Amin dan …

Kasus Narkotika Turun, Tersangkanya Membeludak

Makin banyak orang yang terjerat bandar narkotika. Jumat (21/9) Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim mengungkapkan adanya kenaikan jumlah …