Nekat… Perempuan Muda Culik Bayi Baru Lahir di Bandung

Seorang polwan saat membawa bayi korban penculikan. (Foto: detikcom)

Seorang polwan saat membawa bayi korban penculikan. (Foto: detikcom)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kurang dari 24 jam, polisi menangkap seorang perempuan muda penculik bayi. Tersangka, Leni Marlina (24), nekat menculik bayi perempuan anak seorang ibu yang baru dikenalnya.


Amelia membawa kabur bayi pasangan Ricky Buki (23) dan Siti Nurcahyati (24) di rumah korban di Jalan Rancacili, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Jabar, Kamis (12/7). Sehari hilang atau Jumat (13/7/2018), bayi beserta penculiknya ditemukan personel Polsek Rancasari dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Bandung.

“Jadi kita menerima laporan tentang penculikan bayi yang dilakukan saudari L,” ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo di Mapolsek Rancasari, Jalan Cipamokolan, Kota Bandung.

Hendro mengatakan pelaku mengenal Siti baru beberapa hari sebelum Siti melahirkan. Saat itu, keduanya bertemu di Puskesmas Cipamokolan Bandung.

“Ibu Siti sedang memeriksa kandungannya sementara tersangka juga memeriksa kandungannya,” ucap Hendro.

Setelah pertemuan pertama tersebut, keduanya saling bertukar nomor ponsel. Usai bayinya lahiran pada Minggu (8/7) lalu, pelaku mengontak korban untuk menanyakan kabar soal lahiran.

Singkat cerita pada Kamis, pelaku datang ke kediaman korban. Pelaku melihat bayi tersebut tengah tertidur.

“Tersangka sudah punya rencana. Karena saat itu ada orang tua bayi, dia lalu seolah-olah lapar dan ingin makan bakso. Tersangka lalu meminta ibu bayi untuk membelikan bakso. Saat ibu bayi beli bakso, bayi sudah hilang,” tutur Hendro.

Siti dan suami langsung melaporkan kejadian itu ke Unit PPA Satreskrim Polrestabes Bandung. Tim bergerak lalu menangkap pelaku dan menyelamatkan bayi.

“Tersangka ditangkap di rumahnya, jaraknya dua kilometer dari rumah korban,” kata Hendro.

Atas perbuatannya, Leni kini ditahan di Mapolsek Rancasari. Dia dijerat Pasal 83 jo Pasal 76F Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya 15 tahun bui.

(dir/detikcom/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …