Beri Rp 53,7 Miliar, Jokowi Bebani Pemkot Bandung Benahi 699 Hektar Daerah Kumuh

kawasan Ciroyom, Kota Bandung, Kamis (18/1). Foto:Riana Setiawan/pojokbandung

kawasan Ciroyom, Kota Bandung, Kamis (18/1). Foto:Riana Setiawan/pojokbandung

POJOKBANDUNG.com BANDUNG – Tahun ini pemerintah pusat bebankan target benahi 699 Hektar Wilayah daerah kumuh kepada Pemkot Bandung.


Hal itu diungkapkan Koordinator Kotaku Kota Bandung Dede Kahiyat di Bandung, Sabtu (7/7/2018).

“Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kota Bandung menargetkan  mengentaskan 699 ha wilayah kumuh pada tahun 2018,” katanya.

Untuk mencapai target tersebut Pemerintah Pusat  hanya menyiapkan Bantuan Dana Investasi (BDI) sebesar Rp53,7 miliar.

Kotaku merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang bertujuan  menghapuskan kekumuhan di perkotaan. Program ini mulai bergulir sejak 2016 lalu.

Di Kota Bandung, terdapat 1.457 ha wilayah yang terdata sebagai kawasan kumuh. Hingga tahun 2017, Tim Kotaku dan pemkot Bandung baru menyelesaikan  215 ha daerah kumuh. Artinya, masih ada  1.242 daerah kumuh yang belum tergarap.

Koordinator Kotaku Kota Bandung Dede Kahiyat menyatakan, akan meningkatkan kinerja agar semakin banyak kawasan kumuh yang tertangani. Salah satu upayanya adalah dengan mengintegrasikan Kotaku dengan program Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Ada program yang berpotensi berkolaborasi dengan Kotaku, yaitu PIPPK (Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan,” tutur Dede .

Menurut Dede, Kotaku dan PIPPK sama-sama bertujuan melaksanakan pembangunan secara terpadu di wilayah-wilayah. Bahkan, PIPPK lebih bisa menjangkau hingga ke tingkat RW.

Beberapa kegiatan Kotaku tidak jauh berbeda dengan PIPPK, terutama terkait perbaikan infrastruktur. Kotaku, selain membina, juga mengarah pada bidang yang sama, terutama soal sanitasi dan kegiatan infrastruktur lainnya.

Karena target kami itu kekumuhan 0% di tahun 2019,” ujar Dede.

Di sisi lain, Dede juga memandang perlu adanya integrasi kegiatan dengan program Pemkot Bandung agar tidak saling tumpang tindih. Dengan begitu, pembangunan bisa lebih efektif.

Di Kotaku ini ada perencanaan masyarakat dan  sudah terbangun di 151 kelurahan. Harapannya bksa menjadi dokumen Musrenbang oleh dinas terkait atau reses untuk menggarap kegiatan. Karena itu perencanaannya sampai tahun 2021. Target 0 kumuh di sana ada,” demikian Dede. 

 (rmoljabar/pojokbandung)

 

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Pemkot Belum Bisa Akses TPS Legok Nangka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung tengah menghadapi masalah dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Seperti diketahui TPS Sarimukti masih bisa menerima …

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

KKI 2021 Dongkrak Pemulihan Ekonomi Jabar

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bank Indonesia Jawa Barat dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama Dekranasda Jawa Barat serta stakeholder terkait …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Kol. Tek Videon Nugroho Yakinkan Sinovac Aman

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Didampingi oleh para Kepala Dinas, Komandan Wing Pendidikan Teknik Kolonel Tek Videon Nugroho, mengikuti Vaksinasi Covid-19 tahap …