Ini Rahasia Performa Apik Timnas Indonesia U-19, Bongkar Pasang!

Timnas Indonesia U-19 saat menang 4-1 atas Filipina di babak penyisihan Piala AFF U-19 2018 (jawapos.com)

Timnas Indonesia U-19 saat menang 4-1 atas Filipina di babak penyisihan Piala AFF U-19 2018 (jawapos.com)

POJOKBANDUNG.com, SIDOARJO – Timnas Indonesia U-19 kembali memetik hasil gemilang di fase grup Piala AFF U-19 2018 usai membekuk Filipina dengan skor telak 4-1.

Berlaga di Stadion Deltras Sidoarjo, Kamis (5/7/2018) malam WIB, skuat besutan Indra Sjafri itu sempat tertinggal terlebih dahulu namun mampu membalikkan keadaan untuk menutup laga dengan hasil gemilang tersebut.

Padahal, sang pelatih, Indra Sjafri dalam tiga laga terakhir kerap melakukan bongkar pasang pemain. Namun strategi tersebut ternyata cukup ampuh.

Skuat Garuda Nusantara menang 1-0 di laga pembuka atas Laos dan melumat Singapura dengan skor telak tak terbalas 4-0.

Indra menjelaskan, sebagai pelatih usia muda dirinya harus berani memberikan kepercayaan kepada seluruh pemain.

“Kalau saya egois, saya akan selalu menurunkan pemain yang sama. Tetapi ini tidak adil apabila saya tidak memberikan kesempatan kepada seluruh pemain,” katanya kepada JawaPos.com.

Indra menambahkan, Indonesia masih akan mengikuti ajang yang lebih bergengsi pada Oktober nanti. Oleh sebab itu ia harus tahu kelebihan dan kekurangan seluruh pemain di skuadnya saat ini.

“Karena ajang ini adalah seleksi pemain. Mana sih pemain yang benar-benar kami boyong ke Piala AFC,” imbuhnya.

Sebagai catatan, timnas U-19 selalu tampil dengan formasi berbeda dalam tiga pertandingan pertama Grup A Piala AFF 2018. Jika dicermati, ada empat hingga lima pemain dari pelbagai posisi yang dibongkar pasang.

Salah satunya adalah posisi bek tengah. Satu-satunya pemain yang paten di posisi ini hanya Nurhidayat Haji Haris, sang kapten tim. Indra telah mencoba Julyano Pratama Nono, M. Firly, dan Kadek Raditya Maheswara sebagai pendamping Nurhidayat.

Demikian halnya dengan posisi penyerang. Sejauh ini Indra telah menjajal tiga striker, yaitu Hanis Saghara, M. Rafli Mursalim, dan Aji Kusuma. Dari ketiga penyerang itu, hanya Rafli yang sukses mencetak gol.

Hanya ada tiga pemain yang selalu diturunkan sebagai starter dalam tiga pertandingan secara berturut-turut. Mereka adalah kiper M. Riyandi, kapten Nurhidayat, winger Witan Sulaeman.

(jpc/qur/pojoksatu/pojokbandung)

 

loading...

Feeds