Idih Memalukan! Luhut dan Ratna Sarumpaet Ribut, Keluarga Korban KM Sinar Bangun Nangis

Luhut dan Ratna Sarumpaet

Luhut dan Ratna Sarumpaet

POJOKBANDUNG.com, SIMALUNGUN – Pertengkaran antara Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dengan aktivis HAM, Ratna Sarumpaet disesalkan banyak orang. Pasalnya, Luhut dan Ratna Sarumpaet ribut di Posko Tim Pencarian KM Sinar Bangun, Senin (2/7/2018).


Kedua tokoh ini seharusnya memberikan ketenangan dan kesejukan kepada para keluarga korban yang memenuhi posko KM Sinar Bangun di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut).

Namun, Luhut dan Ratna Sarumpaet justru ribut di depan para pejabat daerah dan keluarga korban. Insiden itu membuat keluarga korban semakin sedih. Bahkan, salah satu keluarga korban menangis meraung-raung. Ia meminta agar Luhut dan Ratna Sarumpaet tidak ribut.

“Jangan ribut. Tidak boleh kita ribut, tidak boleh. Saya pun sudah capek mencari. Jangan ribut. Jangan ribut,” ucap wanita berusia sekitar 60 tahun tersebut sambil menangis. Ia menjatuhkan badannya ke lantai dan meminta agar Luhut dan Ratna tidak ribut lagi.

Pertengkaran Luhut dan Ratna Sarumpaet bermula ketika Luhut berbicara di depan forum yang dihadiri unsur Muspida dan keluarga korban KM Sinar Bangun. Luhut menyampaikan rencana pemerintah menghentikan pecarian korban KM Sinar Bangun.

Keluarga korban KM Sinar Bangun nangis

Baru beberapa saat bicara di depan forum, Ratna Sarumpaet datang dan langsung memotong ucapan Luhut.

“Saya sedang berbicara. Nanti Anda berbicara,” tegas Luhut. “Bapak kok marah-marah, gitu,” timpal Ratna.

Kapal tenggelam di Danau Toba

Peserta yang ada di forum tersebut lantas meminta Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan untuk menenangkan Ratna. Namun, ibunda artis Atiqah Hasiholan itu tak mau berhenti bicara.

“Saya berbicara mewakili keluarga. Ini persoalan kemanusiaan. Bukan persoalan kalian, ini persoalan Tapanuli. Jangan berani ada yang menghentikan sebelum semua mayat diangkat. Semua mayat diangkat baru boleh berhenti. Saya mau ngomong sama Pak Luhut,” tegas Ratna dengan nada keras.

Mayat korban KM Sinar Bangun di Danau Toba

Tak mau kalah, Luhut membalas lebih keras lagi. Luhut menegaskan bahwa dia mau ketemu langsung dengan keluarga korban, tak perlu diwakili.

“Saya ngomong sama kamu (Ratna) nanti. Kamu bukan puritan saya pertama. Puritan saya sama rakyat ini. Kamu macam-macam. Kau boleh sama orang lain ngomong macam-macam, jangan sama saya. Ngerti kau,” tandas Ruhut geram.

(one/pojoksatu/pojokbandung)

 

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …