KPU Klaim Tak Ada “Pemilih Siluman” Saat Pilgub Jabar di Kab Bandung

Suasana TPS 22 di Komplek 
Soreang Indah Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, Kab. Bandung

Suasana TPS 22 di Komplek Soreang Indah Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, Kab. Bandung

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung akhirnya buka suara perihal adanya dugaan pelanggaran di dua TPS di wilayahnya saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 yang digelar secara serentak Rabu 27 Juni kemarin.


Untuk diketahui, pasca pemungutan suara beberapa dugaan pelanggaran terdeteksi pihak panitia pengawas dilapangan.

Seperti di TPS 19 Komplek Permata, Desa Sindang Panon, Kecamatan Banjaran, ada warga ilegal yang terlaporkan ikut mencoblos.

Pelanggaran kembali terdeteksi tepatnya di TPS 3 Kampung Lebak Wangi, Desa Cingcin, Kecamatan Soreang.

Dilokasi ini pengawas menemukan keganjilan data bila didaftar hadir C7 terdapat 407 pemilih tetapi pada saat rekapitulasi suara muncul angka 446.

Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat Yudaningsih mengatakan, di TPS 19 usai dilakukan pemeriksaan kepada nama Joko Santoso sudah tercatat di DPT.

Hanya saja C6 yang diberikan KPPS tidak diterima yang bersangkutan karena sedang mudik.

“Jadi tidak ada pemilih ilegal disana. Pemilih (Joko) yang pada saat pencoblosan tak membawa C6 itu setelah ditelusuri sudah memiliki surat administrasi berupa suket yang dikeluarkan oleh kepala desa sindang panon,” kata Yuda, Sabtu (30/6) petang.

Loading...

loading...

Feeds

Gubernur Jabar Siap Divaksin Covid-19

Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar menyatakan kesiapan menjadi relawan uji klinis vaksin COVID-19 …

Idul Adha, Telkomsel Serahkan 777 Hewan Kurban

POJOKBANDUNG.com,JAKARTA–Menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah, Telkomsel memberikan bantuan 777 hewan kurban yang akan disalurkan kepada sekira 43.000 penerima …