Viral Kabar Guru Pemilih RK-Uu Dipecat, Begini Penjelasan SDIT Darul Maza

SDIT Darul Maza di Bekasi. Foto: Isal Mawardi/detikcom

SDIT Darul Maza di Bekasi. Foto: Isal Mawardi/detikcom

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Percakapan guru di grup Whatsapp di sebuah sekolah di Bekasi soal Pilgub Jabar 2018 viral di media sosial. Seorang guru yang memilih Ridwan Kamil disebut dipecat. Pihak sekolah lalu angkat bicara.

Guru yang memilih Ridwan Kamil itu bernama Robiatul Adawiyah. Dalam screenshot di grup Whatsapp SDIT Darul Maza, tampak percakapan antara Robiatul dan seseorang bernama Fahrudin. Fahrudin mempertanyakan sikap Robiatul yang memilih Ridwan Kamil dan menyebut pilihan itu lain dengan arahan yayasan.

Fahrudin kemudian mengatakan hanya ingin bekerja sama dengan staf yang satu visi dan misi dengan yayasan. Robiatul lalu meminta kepastian dan dijawab Fahrudin yang akan memberi surat keterangan.

Seorang guru bernama Tri lalu memberi penjelasan.  “Saya bisa sampaikan semua yang terjadi sudah selesai, sudah tidak ada masalah apapun, sudah clear, sudah diselesaikan dengan musyawarah. Itu hanya kesalahpahaman. Tidak ada yang dipecat atau di-PHK,” kata Tri.

Guru SDIT Darul Maza, Tri (kiri) Foto: Isal Mawardi/detikcom

Tri mengatakan hal ini adalah kesalahpahaman komunikasi via Whatsapp. Dia menduga ada faktor emosi berbicara sehingga salah paham. Tri juga menegaskan tidak ada arahan dari pihak sekolah untuk memilih salah satu calon.

“Kalau terucap sedikit emosi ya namanya manusia, apalagi habis pilkada, tapi semua itu tidak ada hubungannya dengan pemilihan siapapun, yang ditentukan atau dipush ‘kamu harus milih ini, kamu harus milih ini’. Itu tidak ada, jadi semua bebas,” ucapnya.

“Di sini memang tidak ada paksaan harus memilih (satu calon). Tidak ada,” tegas Tri.

Tri mengaku sudah bicara dengan Robiatul setelah percakapan di Whatsapp itu viral. Dia menegaskan sudah tidak ada masalah dengan Robiatul dan statusnya masih guru di SDIT Darul Maza.

“Kami welcome, kita telponan, haha hihi saja. Karena kami asik-asik aja, nggak masalah. Statusnya masih guru, tidak ada pemecatan,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan lewat status pemilik akun Facebook Andriyanto Putra Valora. Dalam status berjudul ‘PERMASALAHAN ANTARA YAYASAN DARUNNAJAAT MAZA DAN GURU SDITnya BERUJUNG ISLAH’, dijelaskan bahwa pihak sekolah sudah menemui Robiatul. Robiatul lalu memaafkan pihak sekolah.

(detikcom/pojokbandung)

loading...

Feeds

Kritik Rekam Jejak Pansel Capim KPK

Catatan kurang sedap mengiringi perjalanan Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2019-2023. Mencuat jejak rekam (track …
SIMBOLIS : Peresmian secara simbolis monumen Gor Sasakawa yang dibangun di Jalan Padjadjaran, Bandung, disaksikan langsung oleh Sekjen KKI Pusat, Ketum Forki Jabar, Wali Kota Cimahi, Wakil Wali Kota Cimahi, Kasubdisbinor Disjasad, Ketum Forki Kota Cimahi dan pengurus, serta perwakilan pengurus perguruan-perguruan yang ada di Cimahi.

Kuatkan Tali Persaudaraan

CIMAHI – Keluarga besar Vira Prakarsa Yudha Sawa Dojo, Kushinryu M Karatedo Indonesia (KKI) melaksanakan buka puasa bersama dengan 400 …