Pajak Tontonan Dinilai Masih Besar, Promotor Minta Pertimbangan Jokowi

Presiden Joko Widodo saat memberi sambutan peluncuran pph Final UMKM 0,5% di Jatim EXPO

Presiden Joko Widodo saat memberi sambutan peluncuran pph Final UMKM 0,5% di Jatim EXPO

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Pajak tontonan dinilai masih sangat besar. Karena itu, sejumlah promotor meminta pertimbangan dari Presiden Jokowi.

Salah satunya diungkapkan, promotor musik asal Yogyakarta Anas Syahrul Alimi.

Ia meminta presiden memberikan perhatian dan dukungan demi terwujudnya perubahan peraturan daerah (perda) terkait pajak tontonan.

Dikatakan Anas, dukungan dari Jokowi diperlukan karena perda itu dianggap tidak mendukung semangat Nawacita yang ingin menumbuhkan industri kreatif di daerah.

“Pak Jokowi yang terhormat, mohon memberikan perhatiannya juga agar perda pajak tontonan atau proporasi di setiap daerah yang berbeda-beda itu supaya bisa direvisi,” kata Anas, dilansir JPNN.

Anas menyampaikan permintaan ini menyusul diturunkannya tarif PPh final bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dari satu menjadi 0,5 persen.

Melalui akun resmi di Facebook yang dirilis Jumat, Jokowi mengatakan penurunan tarif pajak itu diharapkan bisa mengembangkan usaha para pelaku UMKM serta dapat mendorong tumbuhnya investasi di daerah.

loading...

Feeds

Tiga Calon Sekda KBB Siap Bersaing

Panitia seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengumumkan tiga peserta terbaik yang akan menduduki Jabatan Sekretaris …