Iwan Bule Sorot Masalah Pendidikan di Jawa Barat

Pejabat (PJ) Gubernur Jabar Muhamad Iriawan saat diwawancara usai menghadiri acara halalbihalal di Gedung Ki Hajar Dewantara, Disdik Jabar, Jalan Dr Rajiman, Kota Bandung, Kamis (21/6/2018).

Pejabat (PJ) Gubernur Jabar Muhamad Iriawan saat diwawancara usai menghadiri acara halalbihalal di Gedung Ki Hajar Dewantara, Disdik Jabar, Jalan Dr Rajiman, Kota Bandung, Kamis (21/6/2018).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pejabat (PJ) Gubernur Jawa Barat Muhamad Iriawan menghadiri acara halalbihalal yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat. Dalam kegiatan tersebut, Iwan Bule sapaan akrabnya ini menyampaikan tiga pilar pendidikan yang harus dimiliki Disdik Jawa Barat untuk memajukan dunia pendidikan di Provinsi Jawa Barat.


Iwan menjelaskan, salah satu diantara tiga pilar yang harus diterapkan adalah pemerataan pendidikan, dimana seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat harus dilakukan oleh Disdik.

“Semuanya harus bisa sekolah, pendidikan adalah paling utama. Kalau kita tidak memajukan pendidikan, maka generasi masa depan akan terbelakang,” ujarnya Gedung Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Dr Rajiman, Kota Bandung, Kamis (21/6/2018).

Iawan mengatakan, pilar yang lainnya yaitu peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Jawa Barat harus terus dikembangkan oleh Disdik Jawa Barat. Mengingat dunia pendidikan terus berkembang agar memiliki daya saing tinggi.

“Alhamdulillah sekarang sudah semakin baik, sekolah-sekolah kita juga semakin bagus,” ungkapnya.

Iwan mengungkapkan, satu diantara tiga pilar selanjutnya adalah pengelolaan pendidikan, salah satunya guru yang mempunyai kualitas yang baik agar dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Barat.

“Tata kelola pendidikan, tentunya diperlukan peran utama dalam pendidikan yaitu sumberdaya manusia di pendidikan yaitu bapa ibu guru, sampai kepala dinasnya,” kata Iwan.

Dengan tiga pilar tersebut ia meminta, Kadisdik dapat segera merevitalisasi percepatan itu. Jika kualitas guru juga bagus maka kualitas pendidikan akan berjalan dengan sensdirinya. Sehingga kompetensi pendidikan tercapai.

“Karena mereka mendidik anak bangsa untuk seperti kita, kalau SDM baik pasti dididik dengan baik,” pungkasnya.

(azs)

Loading...

loading...

Feeds