Ini Tips Eneng Pedagang Warung Agar Tak Nunggak Iuran JKN

Eneng Sri Wulan (31) pedagang warung di Jalan Sukamenak, Kabupaten Bandung adalah peserta JKN-KIS yang giat membayar iuran JKN-KIS setiap bulannya.

Eneng Sri Wulan (31) pedagang warung di Jalan Sukamenak, Kabupaten Bandung adalah peserta JKN-KIS yang giat membayar iuran JKN-KIS setiap bulannya.

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Eneng Sri Wulan (31) pedagang warung di Jalan Sukamenak, Kabupaten Bandung adalah peserta JKN-KIS yang giat membayar iuran JKN-KIS setiap bulannya. Sejak terdaftar menjadi peserta JKN-KIS segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) di kelas dua, Eneng tidak pernah lupa bayar iuran setiap bulannya. Walaupun dirinya hanya pedagang warung yang penghasilan hariannya tidak menentu, tapi Eneng berkomitmen untuk selalu membayar iurannya tanpa menunggak. Dan untuk itu, ia punya tips rajin bayar iuran JKN-KIS.


“Saya sama ibu saya daftar JKN-KIS di kelas dua sehingga harus membayar iuran setiap bulannya sebesar Rp 51.000. Kalau berdua dengan ibu saya berarti totalnya Rp 102.000. Nah tipsnya biar saya selalu bisa bayar iuran tanpa menunggak, setiap hari saya sisihkan uang Rp 5.000  dari penghasilan jualan di warung. Perhitungannya kalau satu bulan adalah 30 hari, maka Rp 5.000 dikalikan 30 hari totalnya menjadi Rp 150.000. Saya bayarkan Rp. 102.000  buat bayar JKN-KIS sebelum tanggal 10, biasanya saya bayar di awal bulan setiap tanggal satu biar lancar, dan sisanya saya tabung lagi buat biaya tidak terduga,” jelas Eneng.

Bayar iuran setiap bulan sebelum tanggal sepuluh merupakan kewajiban peserta JKN-KIS agar kepesertaanya selalu aktif dan bisa digunakan kala sakit melanda. Oleh karenanya jangan menunggu sakit lalu iuran baru dibayar, justru hal tersebut akan mempersulit peserta untuk berobat karena kartu tidak aktif. Belum lagi risiko harus bayar denda pelayanan kesehatan jika ternyata harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Dengan tips sederhana ini, Eneng bisa rutin membayar iuran tanpa kuatir kartunya tidak aktif dan tidak bisa digunakan saat sakit. Semangat seorang Eneng patut dijadikan contoh oleh peserta JKN-KIS lainnya, karena walaupun hidupnya sederhana namun ia tetap berkomitmen untuk bisa terus memenuhi kewajibannya membayar iuran. Dan nyatanya iuran yang Eneng bayarkan setiap bulan telah menjadi penolong bagi peserta JKN-KIS lainnya yang membutuhkan biaya pengobatan. Dengan gotong royong semua tertolong.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Pemkot Belum Bisa Akses TPS Legok Nangka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung tengah menghadapi masalah dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Seperti diketahui TPS Sarimukti masih bisa menerima …

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …