Bawa Ratusan Penumpang, KM Sinar Bangun Ternyata Kapasitasnya Cuma Angkut 43 Orang!

Kapal ferry jurusan Simanindo-Tigaras mendekati lokasi kapal tenggelam untuk menyelamatkan para penumpang yang bisa berenang di Danau Toba, Senin (18/6/2018).

Kapal ferry jurusan Simanindo-Tigaras mendekati lokasi kapal tenggelam untuk menyelamatkan para penumpang yang bisa berenang di Danau Toba, Senin (18/6/2018).

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara, Senin (18/6/2018) menjadi tragedi kelam yang sangat menakutkan.


Terlebih, dari data yang meski masih simpang siur, diketahui kapal kayu itu mengangkut ratusan orang penumpang yang hingga kini baru 21 orang saja yang ditemukan.

Tiga korban diantaranya, ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, KM Sinar Bangun memiliki bobot sebesar 35 Gross Tonnage (GT).

Dengan spesifikasi demikian, ungkap Budi, secara kapasitas, kapal tersebut hanya muat untuk 43 orang.

“Kejadian kecelakaan KM Sinar Bangun dengan kapasitas 35 GT atau kapasitas muatan itu 43 orang,” ujarnya dalam konferensi pers di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (20/6/2018).

Dengan demikian, pernyataan mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) itu sekaligus mempertegas bahwa penyebab tenggelamnya kapal mau itu adalah kelebihan muatan.

Kapal tenggelam di danau toba

Kapal tenggelam di Danau Toba

Hal itu kemudian ditambah dengan kondisi alam yang tengah berhembus angin kencang dan ombak yang turut menenggelamkan KM Sinar Bangun.

“Kejadian kecelakaan pada 18 Juni pukul 17.15 berjarak 500 meter. Cuaca dalam keadaan hujan deras hingga tinggi gelombang sampai 2 meter,” jelas dia.

Budi mengakui, kepastian bahwa penyebab tenggelamnya kapal yang menurut informasi menyeret total 192 orang itu memang belum bisa dipastikan over kapasitas.

“Tapi potensi kelebihan (muatan) itu ada. Jadi ada kecurangan yang terjadi sehingga tidak dinyatakan manifest. KNKT akan melakukan penelitian berkaitan hal tersebut,” jelasnya.

Korban kapal tenggelam di Danau Toba dievakuasi

Korban kapal tenggelam di Danau Toba dievakuasi

Kepala Basarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi menyebut, tim di lapangan menghadapi banyak kendala di lapangan dalam upaya pencarian korban.

Salah satunya adalah kedalaman danau seluas sekitar 1.130 km persegi dengan panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer itu yang mencapai ratusan meter.

Demikian diungkap Syaugi di Gedung Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (20/6/2018).

“Kedalaman mencapai 300-500 meter, nggak gampang itu. Kemudian dingin,” ungkap Syaugi.

Syaugi mengakui, pihaknya juga sudah mengerahkan dua unit robot portabel atau remote underwater vehicle untuk mencari korban yang hilang di Danau Toba.

Akan tetapi, dengan kedalaman tersebut, robot itu tak banyak membantu. Lagi-lagi, tidak lain karena kedalaman Danau Toba yang mencapai ratusan meter.

Loading...

loading...

Feeds

Pangdam Pimpin Serah Terima Jabatan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dalam mewariskan nilai-nilai Siliwangi sekaligus mengestafetkan misi tugas dalam membangun kebesaran dan kejayaannya, Kodam III/Siliwangi menggelar acara …

Ajak Perempuan Keluar Zona Nyaman

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – Perempuan di Kabupaten Bandung Barat harus memiliki integritas, tangguh dan mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pasalnya, kesan …

Harus Aktifkan Koperasi di Sumedang

 POJOKBANDUNG.com, KOTA – Kepengurusan Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Sumedang Masa Bhakti 2021-2025 diharapkan mampu mengaktifkan dan menghidupkan kembali koperasi …

Belum Bisa Layani Semua Kecamatan

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran kota Cimahi mengaku masih kewalahan untuk dapat melayani …

Vaksinasi Covid Telan Rp47 Miliar

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Subang mengungkap, di tahun anggaran 2021 ini, Pemda Subang mendapat …

Kompak Bantu Warga yang Isolasi

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Desa Jalancagak, Kaecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang memberikan bantuan bagi tetangga yang tengah menjalani isolasi mandiri di …

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …