Lebaran di Lapas Sukamiskin, Setnov Akrab dengan Nazarudin

Warga binaan kasus korupsi Setya novanto berbincang dengan Nazarudin saat melaksanakan shalat Idul Fitri di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Kota Bandung, Jumat (15/6/2018). Foto:Ramdhani/pojokbandung

Warga binaan kasus korupsi Setya novanto berbincang dengan Nazarudin saat melaksanakan shalat Idul Fitri di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Kota Bandung, Jumat (15/6/2018). Foto:Ramdhani/pojokbandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Hari raya Idul Fitri tahun ini menjadi tahun pertama terpidana kasus korupsi e-KTP yang juga mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto (Setnov) menjalani Lebaran Idul Fitri di Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Jumat (15/6/2018).


Setnov, atau yang lebih akrab di sapa Papah ini duduk berdampingan dengan M. Nazarudun di shaf paling depan saat melakukan sholat Ied. Dengan baju koko putih dan kopiah hitam.

Warga binaan kasus korupsi Nazarudin saat melaksanakan shalat Idul Fitri di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Kota Bandung, Jumat (15/6/2018). Foto:Ramdhani/pojokbandung

Sebelum salat Ied, Setnov terlihat berbincang dengan Nazarudin, yang juga masuk Lapas Sukamiskin lantaran kasus korupsi. Dan terlihat beberapa kali terlihat terseyum.

Pelaku korupsi kelas kakap itu juga di kunjungi sang istri Deisti Astriani Tagor dan beberapa sanak sodara. Deisti tiba di Lapas Sukamiskin sejak pagi hari sebelum salat berlangsung. Dengan mobil berwarna hitam bernomor polisi B1676 LBS.

Tiba di Lapas, Deisti turun dari mobil dengan tergesa-gesa dengan menggunakan gamis warna putih, dan langsung mengambil beberapa bingkisan di dalam bagasi mobil.

Warga binaan kasus korupsi saat melaksanakan shalat Idul Fitri di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Kota Bandung, Jumat (15/6/2018). Foto:Ramdhani/pojokbandung

Kalapas Sukamiskin, Wahid Husein menyebutkan, Lebaran Idul Fitri tahun ini, pihaknya mengusulkan 22 terpidana khusus untuk mendapatkan remisi Lebaran, salah satunya Nazarudin. “Dia (Nazarudin) diusulkan dapat remisi dua bulan,” katanya.

Wahid menjelaskan, terpidana Nazarudin mendapatkan remisi dua bulan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 99/2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

“Pertimbangannya berkelakuan baik, kalau PP 99 itu dapat Justice colabolator dari penegak hukum, sudah bayar denda dan uang pengganti,” katanya.

”Sementara untuk terpidana lainnya seperti Andi Malaranggeng, politisi PKS Lutfi Hasan Ishak, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada dan mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum, tidak mendapat remisi lebaran,” pungkasnya.

(van)

 

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …