Kesulitan Modal, Pedagang Pasar Minta Dibantu Kang Uu

Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Uu Ruzhanul Ulum menyodorkan program Kredit Masjid Sejahtera.

Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Uu Ruzhanul Ulum menyodorkan program Kredit Masjid Sejahtera.

POJOKBANDUNG.com, PANGANDARAN –Kesulitan mempertahankan dan mengembangkan usaha menjadi salah satu persoalan klasik yang kerap menimpa para pedagang kecil di pasar tradisional. Pemicunya, keterbatasan akses dan pengetahuan memadai tentang keberadaan lembaga permodalan yang dialami para pedagang.


Salah seorang pedagang di Pasar Karangpawitan, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Iin (48) mengatakan, kesulitan dalam mengakses modal ini menjadi persoalan semua pedagang kecil di pasar. Sejak mulai berjualan 2009 lalu, dia harus bersusah-payah mempertahankan keberlangsungan usahanya. Apalagi untuk membuatnya lebih berkembang.

Tak jarang pula dia harus berurusan dengan lembaga peminjaman modal bank keliling ataupun rentenir yang menawarkan pinjaman dengan bunga yang mencekik. Iin biasanya meminjam Rp500.000 kapada bank keliling dan harus mengembalikannya sebesar Rp600.000. Keterbatasan kemampuan dan pengetahuan permodalan menjadi penyebab ia memilih opsi yang mencekik ini.

“Saya pinjamnya sering kalau lagi butuh. Soalnya enggak tahu harus pinjam ke siapa lagi. Kalau enggak pinjam, ya enggak bisa jualan. Jadi terpaksa pinjam ke bank keliling,” kata Iin kepada wartawan di Pangandaran, Jumat (8/6/2018) pagi.

Iin yang merupakan warga Desa Karangpawitan ini sempat mencurahkan isi hatinya kepada Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Uu Ruzhanul Ulum yang saat itu melakukan kunjungan. Dia juga meminta agar pasangan Ridwan Kamil ini bisa memberikan program permodalan kepada mereka.

Terkait hal tersebut, pria yang akrab disapa Kang Uu ini menyodorkan program Kredit Masjid Sejahtera yang menjadi salah satu andalan pasangan Rindu sebagai upaya mengatasi kesulitan lermodalan bagi para pelaku usaha kecil.

Lewat program Kredit Mesra, ibu-ibu bisa mendapatkan modal tanpa ketentuan dan syarat administratif berbelit-belit. Mereka bisa memperoleh modal hanya dengan cara membaca Alquran sejumlah juz tertentu, sesuai kebutuhan modal, Rp1 juta untuk satu juz, Rp2 juta untuk dua juz, dan seterusnya. Pembacaan Alquran dilakukan di masjid-masjid. Nantinya mesjid-mesjid yang menjadi fasilitator program ini bakal ditunjuk.

Loading...

loading...

Feeds

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …

Karya yang Membuat Tanya

Gedung Munara 99 dan Skywalk Sabilulungan akhirnya telah rampung dibangun. Bangunan yang akan menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung …