Rindu Siap Bantu Jajanan Tradisional Tembus Ritel

Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Uu Ruzhanul Ulum melakukan kunjungan ke Pasar Rajagaluh Kabupaten Majalengka, Minggu (3/6/2018) siang.

Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Uu Ruzhanul Ulum melakukan kunjungan ke Pasar Rajagaluh Kabupaten Majalengka, Minggu (3/6/2018) siang.

POJOKBANDUNG.com, MAJALENGKA – Geliat perkembangan olahan kuliner di pelbagai daerah khsususnya di Jawa Barat membuat jajanan khas tradisional mulai kehilangan peminat. Turunnya permintaan ini secara otomatis juga membikin keberadaan mereka terancam tenggelam di pasaran.


Salah seorang pedagang opak dan rengginang di Pasar Rajagaluh, Kabupten Majalengka, Ocah (50) mengatakan pendapatannya mulai menurun sejak beberapa tahun ke belakang. Penyebabnya, terjadi pergeseran selara masyarakat yang mulai beralih meminati produk olahan-olahan baru.

“Sekarang udah mulai susah cari pembeli, jadi usahanya begini-begini aja, enggak berkembang. Penurunannya drastis sekali karena orang-orang sudah suka sama jajanan-jajanan yang modern,” kata Ocah di Pasar Rajagaluh, Minggu (3/6/2018) siang.

Ocah bukan sama sekali tak punya itikad mengubah peruntungannya. Ia mengaku kesulitan mengembangkan inovasi dan taktik pemasaran produk lantaran keterbatasan akses terhadap modal. Jika memiliki modal berlebih, Ocah tak akan sungkan mempertahankan dan mengembangkan usahanya.

Terkait hal tersebut, Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan jika pasangan Rindu telah mempersiapkan sejumlah program untuk membantu para pedagang kecil seperti Ocah dalam mengembangkan usahanya. Instrumen permodalan itu salah satunya digulirkan melalui program kredit mesjid sejahtera.

Program Kredit Mesra ini dikhususkan bagi kalangan ibu-ibu yang memerlukan pinjaman tanpa jaminan. Untuk mendapatkan pinjaman, mereka cuma perlu membaca Alquran sejumlah juz tertentu sesuai dengan kebutuhan nominal pinjaman. Ibu-ibu diwajibkan membaca satu juz untuk pinjamanan Rp1 juta, dua juz untuk Rp2 juta, dan seterusnya. Mereka bisa melakukan hal tersebut di masjid-masjid yang nantinya ditunjuk.

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …