PDAM Tirtawening Penuhi Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Direktur Utama PDAM Tirtawening, Sonny Salimi bersama anggota DPRD Kota Bandung meninjau progres pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cikalong, di Desa Cikalong, Kabupaten Bandung, Kamis (31/5/2018).

Direktur Utama PDAM Tirtawening, Sonny Salimi bersama anggota DPRD Kota Bandung meninjau progres pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cikalong, di Desa Cikalong, Kabupaten Bandung, Kamis (31/5/2018).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kebutuhan masyarakat terhadap air bersih di wilayah Kota Bandung, terus meningkat. Kendati demikian, untuk mendapatkan air bersih terutama di kawasan perkotaan tidaklah mudah. Bahkan, pemukiman yang berada disekitar persawahan pun, dengan kondisi saat ini cukup kesulitan mendapatkannya.


Agar masyarakat dapat menikmati air bersih yang layak dikonsumsi, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening saat ini tengah bebenah, dengan membuat Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di dua regional yakni Gedebage dan Tegallega.

Untuk merealisasikannya, pihak PDAM Tirtawening menggelontorkan dana sebesar Rp60 miliar. Dengan target rampung di awal tahun 2019. Angaran tersebut merupakan dorongan dari DPRD untuk Penyertaan Modal ke Pemerintah Kota Bandung.

“Inginnya target selesai di akhir tahun 2018 ini. Tapi, paling lambat Februari 2019,” kata Direktur Utama PDAM Tirtawening Soni Salimi, saat meninjau progres pengerjaan Instalasi Pengelohaan Air di Cikalong, Kabupaten Bandung, Kamis (31/5/2018).

Soni menyebutkan, SPAM gedebage ini memiliki kapasitas 700 liter perdetik. Sehingga, diperkirakan sanggup mengairi 60 hingga 70 ribu pelanggan baru di Kota Bandung.

Mengapa tidak disediakan untuk 100 ribu pelanggan atau lebih, karena PDAM Tirtawening telah menyesuaikan dengan pemakaian setiap rumah.

“Pemakaian kan tidak sama. Kita lihat dari satu rumah yang jumlah keluarganya berbeda beda,” terangnya.

Loading...

loading...

Feeds