Ini Dia Jejak Terduga Teroris Imam Bahri, 4 Tahun Jadi Ketua RT

Polisi berjaga di sekitar rumah terduga teroris di Probolinggo, Selasa (22/5/2018)

Polisi berjaga di sekitar rumah terduga teroris di Probolinggo, Selasa (22/5/2018)

POJOKBANDUNG.com, MAKASSAR – Sejak ditangkap Densus 88 Antiteror pada Rabu (30/5), nama Imam Bahri menjadi perbincangan. Terutama di Perumahan Wisma Tropodo, Waru. Banyak warga yang tidak menduga Imam terkait dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).


”Saat ditangkap, orangnya (Imam, Red) naik motor,” kata Choirul Anam, salah seorang warga.

Anam melihat detik-detik penangkapan Imam Bahri. Sebab, pihak berwajib menghentikan motor terduga teroris tersebut tidak jauh dari warungnya.

Sebagian petugas mengenakan seragam hitam. Namun, mayoritas berpakaian biasa dengan membawa senjata laras panjang.

”Dia kaget ketika mendadak motornya dicegat. Dia kelihatan sedikit berontak, tapi langsung dimasukkan ke mobil,” ujar pemuda 32 tahun tersebut.

Anam hampir setiap hari melihat Imam Bahri lewat. Seperti warga lain, Anam tidak curiga.

Imam Bahri juga tidak menunjukkan gelagat mencurigakan. Misalnya, dalam hal berpakaian. ”Orangnya baik. Termasuk istri dan anak-anaknya,” ucapnya.

Indra Setiawan, warga lain, mengungkapkan bahwa Imam sebenarnya cukup terbuka dengan warga. Imam nyaris tidak pernah absen kegiatan lingkungan perumahan, mulai hajatan sampai kerja bakti.

”Jadi pengurus masjid juga. Nggak nyangka kalau sampai harus berurusan dengan densus,” tuturnya.

Ungkapan senada dilontarkan Ade, sekretaris RW 3, Tropodo. Imam yang menjabat ketua RT 31, RW 3, termasuk jajarannya.

”Kalau ada rapat, beliau (Imam, Red) sering datang. Lumayan lama jadi RT. Sejak empat tahun lalu,” jelasnya.

Sementara itu, Polresta Sidoarjo belum berkomentar terkait dengan penangkapan terduga teroris baru tersebut. Sebab, perkara tersebut merupakan wewenang Densus 88 Antiteror.

”Yang pasti, ada kaitan dengan JAD (Jamaah Ansharut Daulah),” ungkap salah seorang petugas yang ikut mengamankan jalannya penggerebekan.

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …