Gerindra Jabar Waspadai Kecurangan Pemilu, Terkait Insiden KTP Tercecer di Bogor

Mulyadi

Mulyadi

POJOKBANDUNG,com, BANDUNG – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi menilai, tercecernya Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang ditemukan di Kabupaten Bogor berpotensi menciderai proses demokrasi.


Apalagi kata Mulyadi, Jawa Barat hari ini sedang menggelar rangkaian demokrasi pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta 16 Kabupaten/Kota yang sedang melaksanakan Pilkada.

“Kemarin masyarakat dikejutkan dengan penemuan Kartu Tanda Penduduk (KTP) berdus-dus dengan pemilik identitas yang misterius. Pemerintah boleh saja berdalih bahwa setumpuk barang bukti tersebut adalah KTP yang tidak bisa digunakan (rusak). Namun kami mencurigai, penemuan ini berpotensi mencederai proses demokrasi,” kata Mulyadi dalam pesan yang diterima oleh RMOLJabar, Senin (28/5).

Sehingga kata dia, kami DPD Partai Gerindra Jawa Barat menyatakan beberapa hal terkait dengan tercecernya KTP yang penemuannya berada di Kawasan Salabenda, Kabupaten Bogor. Adapun pernyataan tersebut adalah.

1. Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Di saat masyarakat banyak yang belum mendapatkan e-KTP, ribuan KTP tidak jelas justru ditemukan tercecer di jalanan. Kenapa KTP Sumatera Selatan dibuat di Bogor? Kenapa bila setumpuk KTP itu invalid tidak langsung dimusnahkan tetapi malah dikumpulkan? Dalam mengurus KTP saja pemerintah seperti masih amatiran. KTP yang menjadi unsur penting terkesan dikelola secara asal-asalan.

2. Mendesak aparat kepolisian dan instansi terkait agar mengusut hingga tuntas apa yang sebenarnya terjadi dengan peristiwa ini. Jelaskan kepada publik siapa pihak yang paling bertanggungjawab atas kejadian ini. Jangan sampai kekhawatiran masyarakat tentang tudingan mafia identitas kependudukan dan upaya menuju kecurangan berujung menjadi kenyataan.

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …