Pelempar Rokok ke Kandang Orang Utan Disanksi Bersihkan Kandang

DIHUKUM: Deni Junaedi (27), pria yang memberikan rokok kepada orangutan pada Maret lalu, membersihkan area Bandung Zoo saat menjalani hukuman sebagai petugas kebersihan, Senin (21/5/2018). 
( Foto : RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG)

DIHUKUM: Deni Junaedi (27), pria yang memberikan rokok kepada orangutan pada Maret lalu, membersihkan area Bandung Zoo saat menjalani hukuman sebagai petugas kebersihan, Senin (21/5/2018). ( Foto : RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sepertinya buah simalakama sangat tepat untuk menggambarkan apa yang terjadi kepada Deni Junaedi. Setelah aksi tidak bertanggungjawabnya dengan melempar rokok ke kandang orang utan. Kini Deni disanksi sosial untuk membersihkan area orang utan bernama ozon ini selama tiga hari berturut-turut.


Deni resmi diberikan hukuman sanksi sosial berupa tugas membersihkan halaman selama tiga hari dengan batas waktu mulai pukul 08:00 WIB sampai 11:00 WIB.

Marketing Komunikasi Bandung Zoo, Sulhan Syafii menjelaskan, Deni terhitung mulai saat ini, Senin (21/5/2018) sudah menjalani sanksi yang diberikan Bandung Zoo, dengan menjadi petugas kebersihan selama tiga hari kedepan.

“Pada dasarnya kami sudah maafkan dalam kasus ini,” ujar Sulhan di Bandung Zoo, Jalan Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Senin (21/5/2018).

Sulhan mengatakan, sanksi yang dijalani Deni saat ini merupakan salah satu sanksi yang masih dalam tingkat ringan. Semua sanksi memiliki tingkatan-tingkatan sendiri dan disesuaikan dengan tingkat kesalahan.

“Kami ingatkan bukan berarti sanksi yang kami berikan kepada Deni memicu pengunjung untuk melakukan hal yang sama, kami memiliki sanksi sendiri di Kebun Binatang Bandung,” ungkapnya.

Menurutnya, sanksi sosial akan memberikam efek jera kepada orang yang telah melanggar peraturan dan etika di Bandung Zoo.

Disamping pemberian sanksi sosial kepada Deni Junaedi, pihak Bandung Zoo masih menunggu kabar dari kepolisian mengenai keberlanjutan sanksi hukuman formal.

“Sanksi sosial ini masih pertama kali, kami masih menunggu keputusan polisi, jadi jika nanti ada laporan tindak pidana, maka akan jalan seiringan dua-duanya ,” Kata Sulhan.

Loading...

loading...

Feeds

Dana BK Porda Tak Ideal

POJOKBANDUNG.com, KUTAWARINGIN – Akibat pandemi Covid 19, Pemerintah Kabupaten Bandung terpaksa harus melakukan refocusing terhadap anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia …

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …