GMBI Gelar Diskusi Seni Bela Diri Benjang

Umum DPP LSM GMBI, Mohammad Fauzan Rahman dan Ketua Distrik LSM GMBI Kota Bandung, Moch Mashur (Abah)

Umum DPP LSM GMBI, Mohammad Fauzan Rahman dan Ketua Distrik LSM GMBI Kota Bandung, Moch Mashur (Abah)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Pemda dan Pemkot diharapkan memberi kontribusi terhadap seni bela diri benjang, karena termasuk budaya leluhur. Seni  bela diri ini akan diusulkan agar masuk dalam kurikulum pendidikan.

“Seharusnya pemerintah melestarikan seni bela diri tradisional benjang sebagai warisan nasional untuk diteruskan kembali ke generasi mendatang.Saya sarankan kepada pemerintah, khususnya Pemerintah Kota Bandung agar menjaga dan tingkatkan kualitas serta kuantitas yang disesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan seni bela diri benjang. Selain itu, pemda khususnya Pemkot Bandung beri support terutama kebijakan soal anggaran,” ujar Ketua Umum DPP LSM GMBI, Mohammad Fauzan Rahman disela diskusi dan pagelaran para pupuhu benjang seni budaya di Bandung, Kamis (10/5/2018).

Fauzan menyayangkan masih minimnya peran pemda dan pemkot dalam menjaga kelestarian benjang.Menurut dia, benjang yang termasuk budaya leluhur Sunda harus terus terdengar di nusantara.

Karena itu, ia mengaku senang karena lembaga yang dipimpinnya memberikan peran terhadap seni budaya benjang, salah satunya dengan menggelar diskusi dan pagelaran tersebut.

“Saya bersyukur dan bahagia karena Ketua Disdik LSM GMBI Kota Bandung telah menjalin kemitraan dengan pihak-pihak terkait. Ini salah satu kami sudah memberi kontribusi bagi bangsa, terutama lestarikan seni benjang. Kepedulian terhadap kelestarian budaya ini merupakan bagian dari bela negara,” kata Fauzan.

loading...

Feeds

Tips Wisata Kuliner di Bandung

Wisata kuliner bandung memang banyak menjadi tujuan utama para pendatang di kota Bandung. Bandung memang sangat terkenal dengan berbagai sajian …