Ada Polwan Jadi Korban Kerusuhan Mako Brimob

polisi berjaga dengan senjata lengkap

polisi berjaga dengan senjata lengkap

POJOKBANDUNG.com, DEPOK – Kerusuhan Mako Brimob Kelapa Dua Depok Selasa (8/5/2018) malam sampai Rabu (9/5/2018) dini hari bukan kali pertama terjadi. Ini adalah kali kedua yang dirasakan Ahok.


Kerusuhan itu sendiri kabarnya terjadi antara napi teroris yang ditempatkan di Blok C dengan petugas. Bahkan, ada informasi yang menuybutkan bahwa sempat terjadi adu tempak setelah para napi berhasil merebut senjata petugas. Akibat adu tembak itu sendiri, disebutkan bahwa ada napi yang terluka akiba tertembak peluru panas petugas.

Sementara, ada empat anggota Datasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri yang juga ikut mengalami luka serius dalam kusuhan Mako Brimob itu. Keempatnya, juga sempat menjadi sandera para tahanan napi teroris.

Sumber Jawa Pos (grup pojoksatu.id) di internal kepolisian menyebut, dari empat anggota polisi tersebut, salah satunya adalah polwan. Kini, lanjutnya, empat polisi tersebut sudah langsung dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis.

Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen M Iqbal mengatakan, hingga saat ini polisi masih menelusuri motif dan kronologi kejadian. “Kami belum bisa menyampaikan secara detail, kapan ini terjadi. Yang jelas beberapa orang terluka,” kata dia ketika memberikan keterangan pers kepada awak media, Rabu (9/5) dini hari.

Mantan Kapolrestabes Surabaya itu juga menegaskan bahwa dalam kerusuhan tersebut tak ada korban jiwa. “Tepat pukul 01.00, (kami pastikan) tidak ada (korban) meninggal dunia. Hanya ada beberapa korban luka, tapi tidak serius,” lanjut Iqbal.

Akan tetapi, Iqbal sendiri mewanti-wanti publik agar tidak terpancing isu yang beredar di dunia maya tentang kerusuhan di Mako Bromob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat itu.

Pihaknya lantas mengimbau agar tak sembarang menyebar informasi yang belum tentu kebenarannya melalui media sosial. “Kami himbau agar masyarakat tenang dan tidak terhasut semua info di media sosial,” wanti Iqbal.

Iqbal mengatakan petugas sudah dapat mengendalikan situasi usai melakukan tindakan soft aproadch dan tindakan lainnya pasca kerusuhan. “Doakan kami dapat tuntaskan,” ujar Iqbal.

Sejauh ini pihaknya belum mau menjelaskan kronologis kerusuhan yang terjadi di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Namun Iqbal memastikan akan menyampaikan secara detail setelah meninjau lokasi kejadian. “Saya belum bisa menyampaikan pemicunya, nanti akan kami sampaikan,” tutup Iqbal. (JPG/ruh/pojoksatu)

 

Loading...

loading...

Feeds

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …