Dewan Bahas Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Pembudi Daya Ikan

PARIPURNA: Ketua Komisi II DPRD Jabar, Didi Sukardi saat dalam Rapat Paripurna Internal DPRD Jabar, Jumat (4/5/2018)

PARIPURNA: Ketua Komisi II DPRD Jabar, Didi Sukardi saat dalam Rapat Paripurna Internal DPRD Jabar, Jumat (4/5/2018)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat pesisir, DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) saat ini melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif terkait Perlindungan dan Pemberdayaan Pembudi Daya Ikan dan Petambak Garam.


Raperda tersebut juga bertujuan sebagai landasan hukum bagi Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten dan Kota serta masyarakat untuk menyusun strategi perlindungan dan pemberdayaan pembudi daya ikan dan petambak garam di Jabar.

Ketua Komisi II DPRD Jabar, Didi Sukardi mengungkapkan, dari 27 Kabupaten/Kota di Jabar 11 diantaranya berada di daerah pesisir pantai. Dengan jumlah tersebut, Didi menganggap Jabar memiliki potensi perikanan serta kelautan yang besar.

“Dengan panjang pantai kurang lebih delapan ribu kilometer dan  luas laut delapan belas ribu kilometer persegi, disitu kita mempunyai potensi perikanan dan keluatan yang begitu besar,” papar Didi dalam Rapat Paripurna Internal DPRD Jabar, Jumat (4/5/2018).

Didi menambahkan, sebanyak 4734 orang bergerak di tambak garam, dan pelaku pembudidaya ikan  5675 orang terdiri dari pembudi daya kolam, tambak, keramba, dan jenis lainya.

Selain itu, Didi menyebut 28 persen dari produksi ikan nasional berasal dari Jawa Barat. Sampai saat ini produksi ikan mencapai 1,12 ton.

“Jadi ikan air tawar nasional 28 persen itu dari Jabar. Ini potensi yang luar biasa,” kata Didi.

Kontribusi Jabar terhadap nasional terkait sektor perikanan cukup tinggi, sehingga para pembudi daya ikan harus diberdayakan dan harus diberikan perlindungan.

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …