Dinsos Jabar Gelorakan Ziarah Wisata 2018

Suasana upacara menghormati para pahlawan/pejuang/perintis sekaligus mengawali ziarah wisata di TMP Cikutra, Rabu (25/4).

Suasana upacara menghormati para pahlawan/pejuang/perintis sekaligus mengawali ziarah wisata di TMP Cikutra, Rabu (25/4).

POJOKBANDUNG.com – Plt Kepala Dinas Sosial Prov. Jabar, H. Dicky Saromi memimpin upacara menghormati para pahlawan, pejuang, perintis sekaligus mengawali ziarah wisata di TMP Cikutra,di hadapan para pelajar, Rabu (25/4).


Menurut Dicy, ziarah wisata merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinsos Jabar yang bertujuan agar generasi muda yang kali ini diwakili para pelajar yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan dan memahami nilai-nilai luhur para pahlawan, pejuang dan perintis.

“Saat ini kita berada di lingkungan taman makam pahlawan, sejauh ini apakah kita mengetahui segala sesuatu tentang taman makam pahlawan seperti siapa saja yang dikebumikan di sini? Apa saja yang menjadi komponen fisik TMP Cikutra? Bahkan bagaimana peran dan fungsi TMP ini? Dan yang paling penting adalah memahami riwayat perjuangan  pahlawan yang dimakamkan di TMP Cikutra ini,” ujar Dicky.

Dicky menambahkan, selain itu pentingnya kegiatan seperti ini yang disebut ziarah wisata adalah sebagai upaya pemerintah untuk melestarikan nilai-nilai yang terkandung pada jiwa-jiwa para pahlawan, perintis dan pejuang lainnya.

“Khususnya kepada saudara sekalian sebagai generasi muda penerus bangsa,” tambah Dicky.

Selain itu, menurut Dicky, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai dan menghormati jasa- jasa pahlawan.

“Seperti kita ketahui bersama, di Jabar ada 13 orang pahlawan nasional yang telah diputuskan melalui Kepres RI serya telah diterbitkan peraturan yang baru yaitu  UU No. 20 tahun 2009 tentang gelar tanda jasa kehormatan,” tutur Dicky.

Pahlawan Nasional asal Jabar adalah Prof DR MR Kusuma Atmadja, Ir H Djuanda, Laksamana RE Martadinata, R Otto Iskandardinata, R Dewi Sartika,KH Zaenal Mustafa, RH Iwa Kusuma Sumantri, R. Gatot Mangkoepraja, R Maskoen Sumadiredja, KH Noer Ali, RM Tirto Adi Suryo, KH Abdul Halim dan  MR Syafrudin Prawiranegara.

“Ada pun di Jabar terdapat  lima orang perintis kemerdekaan dan 87 janda para PKRI. Juga terdapat empat keluarga pahlawan yang patut kita hormati,” pungkas Dicky.

(azm/ymi)

 

Loading...

loading...

Feeds